kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45769,82   10,44   1.37%
  • EMAS915.000 -0,44%
  • RD.SAHAM -0.01%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Membahayakan jaringan listrik, tahun baru 2020 candi Borobudur tanpa lampion


Senin, 30 Desember 2019 / 17:02 WIB
Membahayakan jaringan listrik, tahun baru 2020 candi Borobudur tanpa lampion
ILUSTRASI. Kontan - JEP Candi Borobudur Online

Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - MAGELANG. Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, memastikan tidak akan ada penerbangan lampion atau sejenisnya pada malam pergantian tahun baru, Selasa (31/12).

Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya di mana pengelola selalu menghadirkan lampion atau pun lampu LED untuk merayakan pergantian tahun. 

Menurut General Manager (GM) Taman Wisata Candi Borobudur, I Gusti Putu Ngurah Sedana, penerbangan lampion dianggap mengganggu lingkungan dan membahayakan jaringan kabel listrik PLN. Putu berujar, PLN telah memberikan surat peringatan agar pengelola tidak menerbangkan lagi lampion yang bisa berdampak buruk. 

Baca Juga: Kini ada lima bandara yang memiliki akses perkeretaapian, ini daftarnya

“Untuk tahun ini, lampion ditiadakan. Karena tahun-tahun yang lalu berdampak kurang bagus terhadap lingkungan dan terutama PLN. Karena waktu 2018 itu, juga ada lampion yang mengganggu di kabel listrik akhirnya padam, merusak trafo," kata Putu. 

Namun demikian, acara malam pergantian tahun di cagar budaya dunia itu akan tetap diselenggarakan dengan menghadirkan pagelaran musik bertajuk Borobudur Nite "The Sound of Spirit Soul". 

Acara tersebut akan digelar di Taman Lumbini komplek Taman Wisata Candi Borobudur. Masyarakat bisa menyaksikan cara tersebut dengan membayar tiket masuk Rp 150.000 per orang.  “Malam tahun baru ada pertunjukan musik di Taman Lumbini Candi Borobudur. Dengan mendatangkan artis lokal dari Yogyakarta," kata Putu. 

Baca Juga: Kemenhub siap bangun infrastruktur transportasi di lima Bali baru

Sementara itu, Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengimbau wisatawan yang ingin merayakan tahun baru di Magelang agar berhati-hati karena sudah memasuki musim penghujan. Ia pun meminta wisatawan untuk mematuhi petunjuk pemandu wisata (guide) dan pihak berwenang. 

"Saat ini adalah masa transisi yang tentunya semuanya bisa terjadi begitu saja.  Maka semuanya harus waspada, semuanya harus hati-hati, setiap saat bisa ada bahaya di sekitar kita," kata Zaenal ditemui di sela peresmian RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, Senin (30/12).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Baru 2020, Candi Borobudur Tanpa Lampion"




TERBARU

[X]
×