kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Menhub sebut, tarif LRT Jabodebek bisa di bawah Rp 12.000


Senin, 11 November 2019 / 13:09 WIB
Menhub sebut, tarif LRT Jabodebek bisa di bawah Rp 12.000
ILUSTRASI. Suasana pengangkatan gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (13/10). Sebanyak satu rangkaian (trainset) telah tiba untuk siap uji coba akhir bulan ini. progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Ja

Sumber: Kompas.com | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tarif LRT Jabodebek rute Cibubur-Dukuh Atas bisa di bawah Rp 12.000. 

Namun, hal tersebut masih dalam tahap pembahasan. “Bisa (tarif LRT Jabodebek di bawah Rp 12.000),” ujar Budi di Jakarta, Senin (11/11). 

Baca Juga: Bangun jembatan lengkung LRT, Adhi Karya sabet dua rekor MURI

Sebenarnya, tarif LRT Jabodebek rute Cibubur-Dukuh Atas sebesar Rp 12.000 telah disubsidi pemerintah sebesar 50 persen. Pasalnya, harga komersil dari LRT Jabodebek diperkirakan Rp 25.000. 

Budi mengaku akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai tarif ini. Besaran tarif ini disusun berdasarkan jumlah asumsi penumpang yang akan diangkut LRT Jabodebek. 

“Bisa juga ada asumsi jumlah penumpang, atau kalau ada cost tertentu atau malah sebaliknya ada pendapatan besar yang bisa kita turunkan. Nanti kita liat justifikasi pada akhir-alhir operasional,” kata Budi. 

Baca Juga: Pembangunan LRT Jabodebek tahap I capai 67,3%

Saat ini, progres LRT Jabodebek sendiri secara keseluruhan telah mencapai 67 persen. Rinciannya, untuk fase Cibubur-Cawang sepanjang 14,95 kilometer telah 86,2%. Sedangkan untuk fase Cawang-Kuningan-Dukuh Atas baru 58,3% dan Cawang-Bekasi Timur 60,5%. 

Rencananya, moda transportasi ini baru bisa dioperasikan pada tahun 2021 mendatang. (Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menhub: Tarif LRT Jabodebek Bisa di Bawah Rp 12.000"




TERBARU

Close [X]
×