kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45688,11   9,81   1.45%
  • EMAS918.000 0,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Merawat keindahan, Balai Taman Nasional segera rilis e-tour Wakatobi


Minggu, 01 September 2019 / 17:23 WIB
Merawat keindahan, Balai Taman Nasional segera rilis e-tour Wakatobi
ILUSTRASI. Kepala Taman Nasional Wakatobi, Darman

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - WANGI-WANGI. Di antara destinasi wisata 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) alias Bali Baru, Wakatobi yang berada di Sulawesi Tenggara memiliki keunikan. Hal ini mengingat cakupan wilayah seluas 1,39 juta hektare itu merupakan bagian dari kawasan taman nasional.

Untuk itu, fungsi Balai Taman Nasional di sini masuk ke pariwisata. Wilayah Wakatobi merupakan taman nasional dan wilayah pemerintahan kabupaten (pemkab), ungkap Kepala Balai Taman Nasional Wakatobi, Darman, kepada Tim KONTAN Jelajah Ekonomi Pariwisata Wakatobi.

Baca Juga: Wakatobi menanti sentuhan

Balai Taman Nasional bersama Pemkab Wakatobi telah duduk bersama untuk menyusun daya dukung dan daya tampung kawasan untuk menggairahkan bisnis pariwisata. Artinya, pengembangan pariwisata Wakatobi tetap memperhatikan aspek keberlanjutan taman nasional.

Pengelola Balai Taman Nasional menggunakan sistem zonasi untuk membentengi kawasan taman nasional dari dampak pengembangan wisata yang masif. Kami sudah menetapkan zonasi untuk pengembangan pariwisata untuk Wakatobi, jelas dia.

Ada pun kerawanan gangguan kawasan taman nasional meliputi penyedotan dan pengambilan pasir di wilayah Desa Liya Bahari, Desa Numana, dan Pulau Kapota. Kemudian ancaman penggunaan kompresor, penangkapan biota laut dilindungi, pengerukan alur masuk kapal, penggunaan tura dan bom, serta illegal fishing.

Baca Juga: Melihat keseharian Suku Bajo, sang pengembara samudra

Sementara, potensi sumber daya penting di Kepulauan Wakatobi antara lain enam jenis mangrove, enam jenis lamun, satu jenis cetacea yakni spinner dolphin (lumba-lumba), 23 jenis burung, 131 jenis karang, dan 313 jenis ikan.

Secara umum, Balai Taman Nasional mendukung pengembangan pariwisata Wakatobi. Bahkan, dalam kurun waktu tidak lama akan merilis layanan promosi wisata Wakatobi.

Melalui sistem informasi digital Wakatobi alias e-tour Wakatobi, otoritas mengharapkan bisa memudahkan wisatawan untuk mengakses berbagai informasi mengenai Wakatobi.

Baca Juga: Menyelami surga kecil bawah laut Wakatobi

Cukup nanti mengunduh aplikasi di playstore. Selanjutnya, wisatawan bisa mengetahui secara detail soal akomodasi, penginapan, transportasi dan tempat wisata Wakatobi. Sekaligus bisa melakukan pemesanan, papar Darman.

Brand Wakatobi sebagai surga bawah laut sudah sangat kuat. Wakatobi adalah wisata ideal bagi para pehobi menyelam kedalaman laut. Tapi jangan lupa, di darat juga banyak potensi yang menarik untuk dikembangkan.

Baca Juga: PHRI harapkan perpres badan otorita pariwisata Wakatobi segera keluar

Kalau untuk satu atraksi wisata hanya orang-orang tertentu penikmatnya, kata dia.

Jadi, siapa pun dan kapan pun bisa mencicipi indahnya Wakatobi.




TERBARU

Close [X]
×