Jabodetabek

Pedagang Pasar Keluhkan Harga Tepung Terigu yang Tinggi

Rabu, 21 September 2022 | 18:55 WIB   Reporter: Ratih Waseso
Pedagang Pasar Keluhkan Harga Tepung Terigu yang Tinggi

ILUSTRASI. Pedagang Pasar Keluhkan Harga Tepung Terigu yang Tinggi.Pho KONTAN/Achmad Fauzie/27/02/2007


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga tepung terigu di Pasar Palmerah per Rabu (21/9) berada di angka Rp 11.000 per kilogram. Sugeng, Pedagang Pasar disana mengatakan harga terigu memang sudah lama tinggi.

"Terigu Rp 11.000 per kilogram itu, mahal kan. Dulu mah di bawah Rp 10.000 per kilogram ada yang Rp 7.000 per kilogram. Ini sudah lama kalau terigu," kata Sugeng kepada Kontan.co.id, Rabu (21/9).

Kemudian untuk telur, Ia menyebut saat ini sudah turun ke angka Rp 27.000 per kilogram. Harga tersebut sudah terjadi selama seminggu ini.

Baca Juga: Minyak Goreng Sempat Langka Dinilai Karena Kebijakan Pemerintah yang Inkonsisten

Adapun untuk minyak goreng Sugeng menyebut konsumen di pasar lebih menyukai produk MinyaKita yang menawarkan harga Rp 14.000 per liter. Sedangkan untuk minyak goreng kemasan premium menurutnya masih tergolong mahal di kisaran Rp 42.000 per dua liter. Untuk stok bahan pokok baik minyak goreng, telur, gula Sugeng mengatakan bahwa saat ini dalam keadaan aman.

Tingginya harga terigu juga diamini oleh Warti Pedagang Pasar Musyawarah Kebon Jeruk. Ia memilih tak menjual lagi tepung terigu di tokonya.

"Kita udah tidak stok terigu, katakan dari sana Rp 13.000 per kilogram kita mau jual berapa. Sedangkan kalau tidak laku terigu lama-lama jadi kuning. Sekarang sejak BBM naik pembeli juga agak sepi," kata Warti.

Adapun untuk harga bawang merah Warti mengatakan kini Ia membandrol Rp 40.000 per kilogram, begitu juga dengan bawang putih. Menurutnya harga tersebut sudah lebih baik ketimbang saat musim hujan lalu.

Untuk cabai keriting di Pasar Musyawarah Kebon Jeruk masih berada di kisaran Rp 80.000 per kilogram. Meski masih jauh dari harga normal yakni sekitar Rp 30.000 per kilogram.

"Kemarin sempat Rp 50.000 kan terus ada BBM (naik) sekarang Rp 80.000 lagi. Tapi ini udah mendingan daripada kemarin itu kan bisa berapa tuh cabe," kata Warti.

Senada dengan Warti, Harsini Pedagang Pasar Palmerah mengatakan harga cabai keriting Rp80.000 per kilogram. Kemudian cabai rawit juga dikisaran Rp 80.000 per kilogram.

Baca Juga: Mendag Zulkifli Hasan: Harga BBM Subsidi Naik, Harga Barang Pokok Masih Stabil

"Cabe rawit juga Rp 80.000 per kilogram, rawit normalnya Rp 40.000 per kilogram saja ibu-ibu udah seneng. Bawang-bawangan standar satu kilogram Rp 30.000, kalau bawang merah Rp 35.000 per kilogram. Harga normal. Stok semuanya aman tidak ada yang kurang," ungkapnya.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan harga rata-rata nasional barang kebutuhan pokok per 20 September 2022 ialah beras medium berada di harga Rp 10.600 per kilogram. Beras premium Rp 12.700 per kilogram, gula pasir Rp 14.500 per kilogram, daging sapi berada diharga Rp 135.900 per kilogram.

Daging ayam ras Rp 35.200 per kilogram, telur ayam ras Rp 30.400 per kilogram, bawang merah Rp 34.600 per kilogram, bawang Putih antara Rp26.600 per kilogram-Rp 28.900 per kilogram, cabai Rp 56.800 per kilogram-Rp 68.100 per kilogram, kedelai Rp 14.200 per kilogram, tepung terigu Rp 13.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp 13.800 per liter, minyak kemasan sederhana Rp 16.400 dan kemasan premium Rp 21.600 per liter.

Selanjutnya: Dugaan Korupsi Pengadaan Satelit, Kejagung Periksa 5 Saksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru