Pembangunan selesai, Jokowi minta Jembayan Sei Alalak segera dibuka

Minggu, 26 September 2021 | 20:35 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Pembangunan selesai, Jokowi minta Jembayan Sei Alalak segera dibuka

ILUSTRASI. Jembatan Sei Alalak, yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, telah selesai pengerjaannya dan siap dioperasikan. 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan segera dibuka.

Hal itu menyusul rampungnya pembangunan jembatan pada Jumat (24/9) lalu. Jembatan itu menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala menuju Provinsi Kalimantan Tengah.

"Benar, Bapak Presiden meminta agar Jembatan Alalak ini segera dibuka. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ucap Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam keterangan pers, Minggu (26/9).

Pembukaan Jembatan Sei Alalak juga menjadi perhatian masyarakat Kalsel. Pasalnya daerah tersebut terkenal kemacetannya terutama setelah Jalan Lingkar Utara yang kondisinya rusak parah pasca diterjang banjir.

Baca Juga: Kemenperin memacu TKDN industri panel surya

Heru mengatakan bahwa pembukaan jembatan tersebut dapat dilakukan dengan ujicoba operasional secara terbatas hingga pelaksanaan peresmian. “Jenis kendaraan yang diizinkan hanya untuk roda dua dan mobil penumpang,” ucap Heru.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan arahan Presiden. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah setempat terkait pengamanan. “Kami telah melakukan pengecekan akhir kondisi jembatan tersebut dan siap dibuka sesuai arahan Presiden,” ucap Basuki.

Basuki meminta agar masyarakat mentaati aturan lalu lintas. Selain itu, ia pun meminta agar kendaraan roda dua dan mobil penumpang tidak parkir atau berhenti di atas jembatan. “Kami khawatir karena jembatan baru, masyarakat ingin berhenti untuk melihat jembatan atau berfoto. Mohon untuk kepentingan bersama kita tertib dan mentaati aturan lalu lintas,” ujar Basuki.

Lebih lanjut, Basuki meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di area jembatan. Jembatan Sei Alalak dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun dan juga akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat.

Selanjutnya: Proyek pembangunan pembangkit 35.000 megawatt (MW) baru mendekati 30% dari target

 

Editor: Handoyo .
Terbaru