Prakiraan Cuaca NTB 19 Februari 2026: Mataram Berawan, Lombok Tengah Hujan

Kamis, 19 Februari 2026 | 07:07 WIB
Prakiraan Cuaca NTB 19 Februari 2026: Mataram Berawan, Lombok Tengah Hujan

ILUSTRASI. Prakiraan Cuaca NTB 19 Februari 2026: Mataram Berawan, Lombok Tengah Hujan. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: BMKG  | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) terpantau cukup variatif untuk esok hari.

Perbedaan karakteristik topografi antara wilayah perkotaan dan perbukitan turut memengaruhi pergeseran massa udara di pulau ini.

Melansir informasi dari BMKG, terdapat perbedaan kondisi cuaca yang cukup kontras antara ibu kota provinsi dengan wilayah penyangganya.

Baca Juga: Waspada Cuaca Sumsel Kamis (19/2): Hujan Petir Ancam Lahat dan Empat Lawang

Berikut detail prakiraan cuaca di NTB pada Kamis, 19 Februari 2026:

Kota Mataram

  • Kondisi: Berawan
  • Suhu: 26-30 derajat Celcius
  • Kelembapan: 74-94%

Lombok Tengah

  • Kondisi: Hujan Ringan
  • Suhu: 26-29 derajat Celcius
  • Kelembapan: 77-96%

Adaptasi Aktivitas di Wilayah NTB

Meskipun Kota Mataram diprediksi hanya akan berawan, suhu udara yang mencapai 30 derajat Celcius dengan kelembapan tinggi dapat memicu rasa gerah atau pengap.

Kondisi ini menuntut masyarakat untuk tetap menjaga hidrasi tubuh meski matahari tertutup awan.

Tonton: Pertamina Bersih-Bersih Unit Bisnis, 38 Anak Usaha Non-Migas Siap Dilepas

Bagi warga di Lombok Tengah, potensi hujan ringan perlu diwaspadai terutama bagi para petani atau pekerja di sektor luar ruangan.

Suhu yang relatif lebih rendah dibandingkan Kota Mataram membuat udara di wilayah ini terasa lebih sejuk sepanjang hari.

Tips Cuaca: Gunakan pakaian dengan bahan yang menyerap keringat di wilayah berawan dan siapkan pelindung kendaraan jika Anda parkir di area terbuka di Lombok Tengah.

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Maluku Utara 19 Februari 2026: Ternate Diguyur Hujan Ringan

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Kamis 19 Februari 2026, Strategi Cerdas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru