Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Program pembagian lampu hemat energi ditunda akibat serangan kelompok bersenjata

Selasa, 04 Desember 2018 / 16:50 WIB

Program pembagian lampu hemat energi ditunda akibat serangan kelompok bersenjata
ILUSTRASI. Lampu bertenaga surya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peristiwa penembakan terhadap pekerja proyek jalan Trans Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berpengaruh terhadap sejumlah program kerja pemerintah di Papua. 

Salah satunya adalah program pembagian bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTHSE). Program yang dikhususkan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal termasuk di Papua, terpaksa ditunda.


Direktur Jenderal (Dirjena) Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andy Noorsaman Sommeng mengungkapkan program pembagian LTHSE akan ditunda sampai kondisi benar-benar kondusif. “Nggak boleh masuk dulu, otoritas militer masih melarang ya harus tunggu dulu, seharusnya ya tanggal 13 besok,” kata dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/12).

Larangan tersebut menurut Andy disampaikan langsung oleh Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring kepada pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui sebuah pesan singkat. 

Kondisi Papua yang sedang tidak kondusif tentu akan sangat berbahaya bagi sejumlah pejabat yang sedang berkunjung. Bukan tidak mungkin mereka akan menjadi target serangan KKB selanjutnya.

Menurut Andy, selain program pembagian LTHSE, sejumlah proyek PLN di Papua juga ikut terganggu akibat peristiwa penembakan ini. “Logistiknya jadi terhambat ya, terutama untuk jaringan distribusinya,” kata dia.

informasi, sebanyak 31 orang pekerja proyek jalan Trans Papua ditembak oleh KKB pada Sabtu (1/12) dan Minggu (2/12). Seluruhnya merupakan pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Peristiwa penembakan tersebut kabarnya dipicu oleh salah satu pekerja proyek yang mengambil gambar upacara peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).


Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Yoyok
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0477 || diagnostic_web = 0.2602

Close [X]
×