Peristiwa

Ridwan Kamil sebut Jabar sudah lakukan 330.000 tes PCR, tertinggi setelah DKI

Minggu, 20 September 2020 | 19:05 WIB   Reporter: Lidya Yuniartha
Ridwan Kamil sebut Jabar sudah lakukan 330.000 tes PCR, tertinggi setelah DKI

ILUSTRASI. Warga mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 menggunakan mobil tes polymerase chain reaction (PCR) di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/9/2020). Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan melakukan standaris

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, jumlah pengetesan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Jawa Barat sudah mencapai 330.000.

"Pengetesan hari ini sudah 330.000, tetapi memang mengejar 500.000 sebagai [standar] 1% WHO," ujar Ridwan Kamil dalam webinar, Minggu (20/9).

Dalam upaya pengetesan Covid-19 ini, Ridwan Kamil pun mengakui bahwa  kapasitas laboratorium yang dimiliki terbatas.

"Kapasitas laboratorium kami memang sudah mentok, sehingga solusi saya sekarang meminta laboratorium swasta, perusahaan swasta, untuk ikut meningkatkan kapasitas testing, kita bayar per servis," tambah Ridwan Kamil.

Baca Juga: Mulai Senin depan, dokter dan tenaga kesehatan dapat tes swab gratis

Meski begitu, Ridwan Kamil menjelaskan bahwa jumlah pemeriksaan PCR di Jawa Barat adalah tertinggi kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta.

Meski begitu, dia pun menyebutkan bahwa jumlah pengetesan PCR di Jakarta sulit dibandingkan dengan jumlah pengetesan di provinsi lain mengingat banyak fasilitas pemerintah pusat yang berkumpul di Jakarta.

"Kalau dibandingkan dengan DKI, mohon maaf kami pasti selalu lebih jauh [berbeda jauh] karena fasilitas pemerintah pusat ngumpulnya banyak di Jakarta, sehingga agak tidak apple to apple membandingkan kapasitas testing dimana dukungan pemerintah pusat yang memang mayoritas ada di Jakarta harus diakui, tapi tidak di provinsi-provinsi yang bukan ibu kota," katanya.

Meski begitu, bila dibandingkan dengan jumlah pengetesan PCR hingga 14 September 2020, jumlah tes PCR di Jawa Timur masih berkisar 242.824 tes, di Sumatra Barat sebesar 126.235 juga Jawa Tengah sebesar 80.737.

 

Selanjutnya: Sebelum dinyatakan positif Covid-19, Komisioner Pramono tugas bersama Ketua KPU

 

Editor: Noverius Laoli


Terbaru