Sederet Makanan Khas Pekalongan yang Terkenal Enak dan Wajib Dicoba

Jumat, 02 September 2022 | 16:13 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Sederet Makanan Khas Pekalongan yang Terkenal Enak dan Wajib Dicoba

ILUSTRASI. Soto Tauto Makanan Khas Pekalongan.


KONTAN.CO.ID - Pekalongan adalah salah satu kabupaten yang terletak di pesisir Pantai Utara Jawa Tengah. Ada banyak makanan khas Pekalongan yang bisa Anda cicipi saat mengunjungi daerah ini.

Pekalongan sendiri merupakan salah satu daerah yang paling berkembang secara ekonomi di Jawa Tengah. Lokasinya pun dilintasi Jalur Pantai Utara Jawa atau Pantura yang merupakan jalan darat penghubung utama Jakarta menuju Surabaya.

Nah, jika Anda singgah di kota ini, tak ada salahnya mencicipi salah satu makanan khas Pekalongan. Kuliner Pekalongan juga terkenal akan cita rasanya lantaran daerah ini sejak lama jadi tempat tinggal pendatang dari Arab dan China. 

Baca Juga: 20 Sekolah Terbaik di Jateng Tahun 2022 Versi LTMPT, SMA Pradita Dirgantara Nomor 1

Makanan khas Pekalongan

Berikut adalah sederet makanan khas Pekalongan yang bisa Anda coba seperti dikutip dari buku Pekalongan Dendam Rindu Riuhnya Sari Bumbu (2015) karangan Murdijati Gardjito terbitan Gramedia Pustaka Utama:

1. Nasi Megono

Nasi megono adalah makanan khas Pekalongan yang paling terkenal dibanding kuliner lainnya. Nasi ini sangat mudah dijumpai terutama saat pagi hari karena lazim jadi menu sarapan.

Nasi megono adalah nasi rames berisi nangka muda cincang yang dipadu dengan kecombrang dan kelapa parut. Biasanya nasi megono dibungkus dengan daun pisang. 

Nasi megono bisa disajikan dengan aneka lauk, seperti ayam goreng, cumi hitam, tempe goreng, rempeyek, dan masih banyak lagi. Penjual nasi megono biasanya menyusun lauk yang bisa dipilih langsung oleh konsumen. 

Baca Juga: Sederet Makanan Khas Brebes yang Paling Populer

2. Tauto

Makanan khas Pekalangan kedua yang sangat populer adalah tauto. Makanan ini merupakan perpaduan kuliner Tiongkok dan India. 

Tauto berasal dari Caudo dan Tauco yang sejatinya adalah bumbu dari India. Orang luar kota Pekalongan sering menyebutnya dengan Soto Pekalongan.

Tauto juga masih bisa ditemui di daerah lain bekas Karesidenan Pekalongan seperti Tegal, Pemalang, dan Brebes. Warna kuahnya hitam karena dipadukan oleh tauco yang berasal dari kedelai hitam yang difermentasi. 

Tauco menimbulkan rasa asam yang segar serta aroma khas. Tauto semakin nikmat saat disantap dengan keripik tempe atau kerupuk.

Baca Juga: Cuan dari Wewangian Produksi Dalam Negeri

3. Pindang tetel

Pindang tetel adalah makanan khas pekalongan yang berasal dari Kedungwuni, Pekalongan. Meskipun bernama pindang tetel, masakan ini lebih mirip rawon dan dibuat dari tetelan daging iga sapi.

4. Kopi tahlil

Kopi tahlil adalah salah satu minuman khas kota Pekalongan. Minuman kopi ini mulanya adalah suguhan pada acara tahlilan masyarakat dan memiliki kandungan rempah-rempah. 

Kopi tahlil dibuat dengan mencampurkan kopi dengan rempah-rempah, yakni kapulaga, jahe, cengkih, kayu manis, pandan, batang serai dan pala.

Rempah-rempah ini kemudian ditumbuk bersama kopi, lalu direbus selama 2 jam di dalam dandang hingga mendidih. Setelahnya, ditambahkan gula merah dan diaduk hingga merata. Kopi tahlil mulai populer sejak tahun 2000-an. 

Nah, itu beberapa makanan khas Pekalongan yang bisa Anda coba jika kebetulan melintas di kota pesisir ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru