CLOSE [X]

Tanggul Jebol Di Semarang Bikin Banjir Rob, Sampai Kapan?

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:44 WIB Sumber: Kompas.com
Tanggul Jebol Di Semarang Bikin Banjir Rob, Sampai Kapan?

ILUSTRASI. Tanggul Jebol Di Semarang Bikin Banjir Rob, Sampai Kapan?


KONTAN.CO.ID - Semarang. Tanggul jebol menyebabkan banjir rob di sejumlah daerah di Semarang, Jawa Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) banjir rob di Semarang ini masih akan berlangsung hingga 25 Mei 2022.

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Semarang mengungkap penyebab terjadinya banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah. Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Ganis Erutjahjo menyebut banjir rob disebabkan adanya Fenomena Perigee atau jarak terdekat bumi dengan bulan.

"Tinggi gelombang di perairan Utara Jawa Tengah mencapai 1,25-2,5 meter. Kondisi di akhir bulan Syawal, dimana masa itu adalah mendekati fase puncak pasang. Pada 23 Mei 2022, pukul 16.00 WIB tercatat tinggi pasang 210 cm," kata Ganis saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2022).

Dia mengatakan banjir rob melanda sejumlah daerah di wilayah pesisir utara Jawa Tengah yakni Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kota Semarang, Demak, Pati dan Rembang. "Berdasarkan prakiraan pasang surut dari Pushidrosal bahwa hari ini pasang terjadi sampai pukul 17.00 WIB, dan mulai surut pukul. 18.00 WIB. Surut minimum pada pukul. 22.00 WIB," ujarnya.

Ia mengatakan peringatan dini banjir rob dan gelombang tinggi sudah dikeluarkan oleh Forecaster on Duty untuk wilayah pesisir Utara Jawa Tengah pada 23-24 Mei 2022. "Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap terjadinya kejadian banjir rob ektrim yang diprakirakan akan terjadi sampai dengan tanggal 25 Mei 2022," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rob Menggila di Pesisir Utara Jateng, BMKG Sebut Fenomena Perigee Jadi Penyebabnya",


Penulis : Kontributor Semarang, Riska Farasonalia
Editor : Dita Angga Rusiana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru