Tanpa Masinis, Bagaimana Keselamatan Penumpang LRT Jabodebek?

Selasa, 12 April 2022 | 05:29 WIB   Reporter: Vina Elvira
Tanpa Masinis, Bagaimana Keselamatan Penumpang LRT Jabodebek?

ILUSTRASI. Tanpa Masinis, Bagaimana Keselamatan Penumpang LRT Jabodebek?


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahukah Anda bahwa LRT Jabodebek yang akan beroperasi mulai Agustus 2022 mendatang tanpa masinis?

Lalu, bagaimana dengan keselamatan penumpangnya jika terjadi gangguan dalam perjalanan?

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempersiapkan pendekatan preventif dan antisipatif dalam menjamin keamanan dan memastikan keselamatan pelanggan LRT Jabodebek saat soft launching pada bulan Agustus mendatang.

Saat ini KAI sudah memasuki masa pengujian GoA 3 pada lintas pelayanan LRT Jabodebek. KAI akan mengujicobakan LRT Jabodebek secara otomatis dengan sangat hati-hati.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, KAI bersama-sama dengan para stakeholder lain LRT Jabodebek telah mengevaluasi insiden pada masa uji coba sebelumnya. Dengan begitu KAI berharap kejadian serupa tidak akan terulang di kemudian hari.

"KAI telah mempersiapkan strategi komprehensif dan mengembangkan protokol keselamatan yang ketat di seluruh proses pengujian hingga pengoperasian LRT Jabodebek," papar VP Public Relations KAI Joni Martinus, lewat rilis pers resmi, Senin (11 April 2022). 

Upaya pencegahan kecelakaan LRT Jabodebek tersebut antara lain dilakukan melalui serangkaian pengujian, pengecekan, dan perawatan yang dilakukan berkala oleh tenaga yang kompeten dan diawasi oleh para ahli di bidangnya.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini di Jawa dan Bali: Semarang Cerah Berawan, Surabaya Cerah

Perlu Anda ketahui LRT Jabodebek akan ber0perasi sistem secara otomatis, tanpa masinis.

"Walaupun tanpa adanya masinis, otomatisasi sistem yang bekerja dengan baik sesuai pemrograman dengan sendirinya akan menjamin keselamatan," jelas Joni.

Sistem otomatis LRT Jabodebek yang terpadu ini terdiri dari dua komponen kunci: persinyalan dan telekomunikasi.

Persinyalan LRT Jabodebek akan mengatur jarak antar kereta serta melakukan akselerasi dan pengereman secara otomatis.

Sedangkan telekomunikasi yang mengatur komunikasi data, pengaturan suplai daya listrik, dan proteksi kelistrikan.

Upaya pencegahan juga diaplikasikan KAI dengan melatih SDM khusus terhadap seluruh aspek operasional LRT Jabodebek. 

PT KAI juga menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) kondisi darurat, baik di dalam kereta maupun di stasiun.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, rangkaian kereta dilengkapi interkom kontak darurat, sensor api dan asap, serta deteksi anjlokan dan tabrakan yang otomatis menghentikan kereta seketika.

Selain sensor dan alat deteksi, KAI juga menempatkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan palu pemecah kaca di dalam rangkaian LRT Jabodebek.

Pemantauan intensif dilaksanakan melalui CCTV yang dipasang di seluruh rangkaian kereta dan di stasiun.

Untuk keperluan evakuasi, seluruh stasiun LRT Jabodebek juga menyediakan connecting bridge.

Train Attendant dan tenaga keamanan akan senantiasa bertugas memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan penumpang dari keberangkatan hingga sampai di tujuan.

Baca Juga: Akan Soft Launching, Ini Upaya KAI Pastikan Keamanan dan Keselamatan LRT Jabodebek

Pada 1 April 2022, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo telah mengunjungi proyek LRT Jabodebek untuk memastikan proses pengujian GoA 3 berjalan dengan lancar.

Rombongan sempat mengikuti pengujian sistem GoA 3 dari Stasiun Harjamukti hingga Stasiun TMII dan Depo LRT di Bekasi Timur.

"Pengujian berjalan lancar dan proses tersebut akan terus kita laksanakan pada seluruh lintas dan sarana dengan penuh kehati-hatian. Pemerintah juga mengapresiasi kinerja tim dan karya anak bangsa sehingga proyek pembangunan ini dapat berjalan dengan baik," ujar Joni

Sampai dengan April 2022, progres LRT Jabodebek mencapai 81,45%. LRT Jabodebek ditargetkan soft launching pada 17 Agustus 2022 dan beroperasi secara komersial setelahnya.

"KAI berkomitmen dalam menyediakan layanan LRT Jabodebek yang aman dan nyaman melalui berbagai kebijakan dan komitmen keselamatan selama masa pengujian dan pada saat mulai melayani masyarakat," tutup Joni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hasbi Maulana

Terbaru