Jabodetabek

UPDATE corona di Jakarta Minggu 26 Juli, positif 19.001, sembuh 11.886 meninggal 772

Minggu, 26 Juli 2020 | 14:03 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
UPDATE corona di Jakarta Minggu 26 Juli, positif 19.001, sembuh 11.886 meninggal 772

ILUSTRASI. JAKARTA,21/07-TUNTUT BUKA TEMPAT HIBURAN. Massa yang tergabung dalam Aliansi Karyawan Hiburan dan Pengusaha Hiburan menggelar aksi damai di depan Balai Kota, Jakarta, Selasa (21/07). Dalam aksinya mereka meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini virus corona di Jakarta per 26 Juli 2020. 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani memaparkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif virus corona di Jakarta sebanyak 378 kasus. 

Adapun jumlah kumulatif kasus Konfirmasi virus corona di wilayah DKI Jakarta pada hari ini sebanyak  19.001 kasus. 

Dari jumlah pasien positif corona di Jakarta tersebut, 11.886 orang dinyatakan telah sembuh. 

Sedangkan sebanyak 772 orang positif corona di Jakarta meninggal dunia.

Fify melaporkan sampai dengan hari Munggu 26 Juli 2020 ada sebanyak 1.491 pasien corona di Jakarta masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

Sementara dan  4.852 orang pasien corona di Jakarta melakukan isolasi mandiri termasuk di Wisma Atlet. 

Sedangkan jumlah Suspek corona di Jakarta yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.434 orang. 

Adapun Suspek corona di Jakarta yang masih menjalani isolasi di Rumah Sakit sebanyak 1.557 orang. 

"Dari jumlah suspek corona di Jakarta yang meninggal sebanyak 2.227 orang," paparnya.

Fify menambahkan, untuk status Probable corona di Jakarta, pada hari Minggu 26 Juli 2020 sebanyak 38 orang telah selesai menjalani isolasi mandiri dan 275 orang meninggal. 

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan perkembangan data Pelaku Perjalanan selama pandemi corona di Jakarta yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 106 orang. 

Sedangkan, untuk Kontak Erat kasus confirm pasien corona di Jakarta atau probable yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 9.666 orang.

Fify juga menjelaskan, secara kumulatif pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) corona di Jakarta sampai dengan 25 Juli 2020 sebanyak 517.465 sampel. 

Adapun pada 25 Juli 2020 telah dilakukan tes PCR pada 4.925 orang. Dari jumlah itu sebanyak 4.286 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 378 positif dan 3.908 negatif. 

Dengan data pemeriksaan ini, maka tingkat hasil pemeriksaan positif corona atau positivity rate corona di Jakarta pada hari Sabtu 25 Juli 2020 masih cukup tinggi yakni sebesar 8,82%.

Sementara untuk pemeriksaan menggunakan metode rapid test, totalnya sebanyak 295.072 orang. Adapun hasil rapid test dengan persentase reaktif Covid-19 sebesar 3,5%, dengan rincian 10.438 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 284.634 orang dinyatakan non-reaktif. 

Untuk kasus positif corona di Jakarta telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. Apabila hasilnya positif, maka pasien corona dijakarta akan dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Mengingat 55% dari pasien positif yang ditemukan adalah orang tanpa gejala, untuk itu, Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap melakukan protokol 3M Lawan COVID, yaitu:
• Memakai masker dengan benar;
• Menjaga jarak aman 1 meter -2 meter;
• Mencuci tangan sesering mungkin.

Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau agar warga tetap menjaga protokol kesehatan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar transisi. 

Begitu juga dengan tetap menjaga kapasitas ruangan 50 % dan pastikan keluar rumah dalam kondisi sehat. 

Jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tetap melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mall, objek wisata, dan pasar.

"Covid-19 masih ada di sekitar kita, maka kita perlu terus waspada dengan saling mengingatkan kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita untuk tetap melakukan protokol 3M lawan COVID," imbau Fify.

Editor: Syamsul Azhar


Terbaru