Waspada Kelembapan 100%, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca NTT Kamis 5 Februari 2026

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:03 WIB
Waspada Kelembapan 100%, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca NTT Kamis 5 Februari 2026

ILUSTRASI. Waspada Kelembapan 100%, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca NTT Kamis 5 Februari 2026. (dok/Tribunnews.com)


Sumber: BMKG  | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan akan mengalami variasi cuaca yang didominasi oleh hujan ringan pada Kamis, 5 Februari 2026.

Sebagai salah satu destinasi wisata populer di Indonesia, informasi cuaca menjadi instrumen krusial bagi para pelaku usaha dan wisatawan.

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap fluktuasi kelembapan yang cukup signifikan di beberapa kabupaten.

Baca Juga: Hujan Lebat Mengintai: Ini Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem 5-9 Februari

Dikutip dari laporan BMKG, Kota Kupang akan mengalami hujan ringan dengan rentang suhu udara antara 24 hingga 31 derajat Celcius.

Tingkat kelembapan di ibu kota provinsi ini berada pada level 80% hingga 96%. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hujan kemungkinan akan turun secara sporadis sepanjang hari dengan intensitas yang tidak terlalu lebat.

Bergeser ke wilayah barat, Kabupaten Manggarai Barat juga diprediksi akan mengalami hujan ringan. Bersumber dari data BMKG, Manggarai Barat memiliki profil suhu yang lebih lebar yakni 21 hingga 31 derajat Celcius.

Yang perlu menjadi perhatian khusus adalah tingkat kelembapan di wilayah ini yang mencapai rentang 67% hingga 100%, menandakan kondisi udara yang sangat basah dan potensi pembentukan kabut di daerah dataran tinggi.

Data Cuaca Wilayah NTT

Kota Kupang

  • Status Cuaca: Hujan Ringan
  • Rentang Suhu: 24 - 31 derajat Celcius
  • Kelembapan: 80 - 96%

Manggarai Barat

  • Status Cuaca: Hujan Ringan
  • Rentang Suhu: 21 - 31 derajat Celcius
  • Kelembapan: 67 - 100%

Tonton: ANTM Tegaskan Kenaikan HPE Emas Tak Pengaruhi Penjualan, Fokus Pasar Domestik

Sektor transportasi laut yang menghubungkan pulau-pulau di NTT diminta untuk tetap memperhatikan tinggi gelombang yang seringkali menyertai kondisi cuaca hujan.

Masyarakat diimbau untuk memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik guna mencegah genangan air di area permukiman maupun fasilitas publik.

Selanjutnya: Strategi Mandiri Utama Finance (MUF) Dorong Kinerja Pembiayaan Kendaraan pada 2026

Menarik Dibaca: Ini 5 Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing dengan Net Sell Tertinggi (4/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru