Yogyakarta perpanjang masa tanggap darurat Covid-19 untuk kelima kalinya

Selasa, 29 September 2020 | 16:29 WIB Sumber: Kompas.com
Yogyakarta perpanjang masa tanggap darurat Covid-19 untuk kelima kalinya

ILUSTRASI. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww.


KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kembali memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 hingga 31 Oktober 2020. Penetapan tanggap darurat tertuang pada Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 286/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Kelima Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 di DIY.   

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, perpanjangan masa tanggap darurat untuk kelima kalinya ini lantaran kasus Covid-19 di DIY masih fluktuatif. "Ya diperpanjang, wong belum selesai kok, masih fluktuatif," kata Sultan ditemui di kantornya, Selasa (29/4/2020). 

Sultan menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 masih belum bisa diprediksi sampai kapan. "Pasti diperpanjang, kita tidak tahu sampai kapan selesai," imbuhnya. 

Baca Juga: Puncak Sosok Bantul, destinasi wisata yang cocok untuk dikunjungi saat malam hari

Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 29 September 2020.

Diberitakan sebelumnya, kasus positif Covid-19 di DI Yogyakarta masih fluktuatif sehingga status tanggap darurat diperpanjang hingga 30 September 2020. Dengan demikian, dapat mempermudah penanganan kasus positif Covid-19 di DIY. 

Sekretaris Daerah (Sekda) DI Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan, melihat situasi dan kondisi di lapangan masih dibutuhkan perpanjangan masa tanggap darurat. "Karena kasus konfirmasi masih ada sehingga jika harus melakukan tindakan-tindakan darurat cepat kita lebih cepat kalau keadaannya tanggap darurat," katanya, Senin (31/8/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kali Kelima, DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19"

Selanjutnya: Ada pandemi, pengguna MyPertamina di Jateng dan Yogyakarta tumbuh 800%

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru