Peristiwa

7% Wilayah Indonesia yang Sudah Masuk Musim Kemarau April 2026, Cek Daftarnya

Selasa, 07 April 2026 | 05:24 WIB
7% Wilayah Indonesia yang Sudah Masuk Musim Kemarau April 2026, Cek Daftarnya

ILUSTRASI. Hingga akhir Maret, baru 7% wilayah Indonesia masuk musim kemarau. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: Kompas.com  | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Peluang El Nino di semester kedua 2026

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan menyampaikan BMKG memprediksi peluang berkembangnya fenomena El Nino pada semester kedua tahun ini.

Hingga akhir Maret 2026, kondisi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) terpantau masih berada pada fase netral.

Namun, Ardhasena, menyatakan pemodelan iklim menunjukkan ENSO dapat berkembang menjadi fase El Nino pada semester kedua pada 2026.

“Pada saat ini, prediksi BMKG untuk intensitas El Nino berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang 50-80 persen, dan mencatat adanya kemungkinan kecil (kurang dari 20 persen) fenomena ini berkembang menjadi kategori kuat," beber Ardhasena.

Berdasarkan perkiraan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia atau 61,4 persennya mengalami puncak kemarau di Agustus 2026.

Sebagian besar wilayah juga diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih kering dan panjang dari normalnya.

Potensi Godzilla El Nino

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena “Godzilla El Nino” di Indonesia yang berpotensi membuat musim kemarau menjadi lebih panjang dan kering.

Peneliti Pusat Riset Iklim dan Cuaca Ekstrem BRIN, Erma Yulihastin, menjelaskan bahwa El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator.

Beberapa model global memprediksi El Nino mulai terjadi sejak April 2026 yang bakal diperkuat dengan fenomena IOD positif.

"Dampaknya pembentukan awan dan hujan terkonsentrasi di atas Samudra Pasifik. Sebaliknya, wilayah Indonesia mengalami minim awan dan hujan," ungkap Erma.

Fenomena IOD positif diindikasikan dengan pendinginan suhu permukaan laut dekat Sumatera dan Jawa.

Tonton: Begini Strategi Blue Bird (BIRD) Hadapi Potensi Kenaikan Harga BBM

Sehingga menyebabkan wilayah Indonesia mengalami penurunan curah hujan signifikan.

Erma memprediksi, kondisi terrsebut bakal berlangsung selama periode musim kemarau yakni April hingga Oktober 2026.

"Dampak El Niño-IOD positif pada April -Juli 2026, data dari model prediksi musim yang dikembangkan oleh BRIN menunjukkan kemarau yang bersifat kering terjadi di sebagian besar Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur," ucap dia.

Sebaliknya, wilayah di Sulawesi dan Maluku, Halmahera, Maluku, sebagian besar masih akan mengalami curah hujan tinggi.

(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Zintan Prihatini | Editor: Bambang P. Jatmiko)

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/04/06/203000465/daftar-wilayah-indonesia-yang-sudah-masuk-musim-kemarau-april-2026-mana?page=1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait


Terbaru