Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Tangsel hingga Bogor Terapkan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 05:25 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Tangsel hingga Bogor Terapkan PJJ

ILUSTRASI. Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa Sekolah Dasar (DOK/BRI)


Sumber: Kompas.com  | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meluas hingga kawasan Jabodetabek.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pun menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh pelajar pada Senin (7/9/2026) sebagai langkah antisipasi.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Tangsel mengevaluasi perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Tangsel PJJ untuk satu hari besok," kata Benyamin, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga: MenKes Imbau Warga Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Tetap di Rumah

Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga SMK. Pemkot Tangsel akan mengevaluasi kembali penerapan PJJ dengan melihat perkembangan kondisi dan sebaran abu vulkanik.

"Selanjutnya akan dievaluasi situasi sebaran abu vulkaniknya," ujar Benyamin.

Kebijakan serupa juga diterapkan di sejumlah wilayah lain yang terdampak. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PJJ bagi satuan pendidikan mulai Senin (7/9/2026) setelah abu vulkanik terpantau mencapai sejumlah wilayah di Jakarta.

Di Depok, PJJ diberlakukan selama dua hari, yakni Senin (7/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). Kebijakan ini mencakup PAUD, TK, RA, SD, SMP, MI hingga MTs dan akan dievaluasi setelah dua hari pelaksanaan.

Baca Juga: Waspada! Ini Daerah Potensi Terkena Sebaran Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau

Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor juga mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke rumah mulai Senin (7/9/2026) sebagai langkah antisipasi terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mencapai wilayah Jawa Barat.

Meluasnya kebijakan PJJ tersebut menunjukkan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya dirasakan di sekitar kawasan gunung, tetapi juga mulai memengaruhi aktivitas masyarakat di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Berdasarkan pemantauan BMKG, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi hingga wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Pergerakan abu mengikuti kondisi angin di atmosfer sehingga wilayah yang terdampak dapat berubah sesuai perkembangan cuaca.

BNPB sebelumnya melaporkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Erupsi menerus terpantau sejak Jumat (4/9/2026) malam, disertai suara gemuruh atau dentuman serta fenomena lava fountain.

Baca Juga: Atasi Dampak Erupsi Anak Krakatau, BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau mengikuti informasi resmi pemerintah dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila sebaran abu vulkanik meningkat.

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/09/06/22305961/sekolah-di-tangsel-terapkan-pjj-untuk-semua-jenjang-mulai-senin-akibat?page=all#page2.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru