kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Akibat jarak pandang menurun, delapan penerbangan di Palembang tertunda


Kamis, 24 Oktober 2019 / 16:13 WIB
Akibat jarak pandang menurun, delapan penerbangan di Palembang tertunda
ILUSTRASI. Pesawat terbang milik salah satu maskapai penerbangan swasta lepas landas di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (9/10/2019). Sebanyak delapan penerbangan tertunda dan gagal m

Sumber: Kompas.com | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - PALEMBANG. Stasiun Mateorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mencatat, jarak pandang sempat menurun drastis akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Selatan, Kamis (24/10). 

Pada pukul 04.00-06.00 WIB, jarak pandang hanya mencapai 700-900 meter karena tertutup kabut asap. Akibatnya, delapan penerbangan di Bandara SMB II harus tertunda karena jarak pandang yang menurun. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Bambang Beny Setiaji. 

Baca Juga: Begini kata bos Pertamina soal kebakaran pipa BBM di samping tol Padalarang

Menurut Bambang, penyebab kabut asap menyelimuti Kota Palembang dikarenakan angin permukaan dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan 5-20 knot (9-37 km/jam) mengakibatkan potensi masuknya asap akibat karhutla ke Palembang.

Selain itu, beberapa titik panas di wilayah sebelah tenggara Kota Palembang, juga berkontribusi asap, seperti Banyuasin, Pampangan, Pedamaran, Tulung Selapan, Cengal, Lempung dan Pematang Panggang. 

"Intensitas asap meningkat pada pagi hari dan sore karena labilitas udara pada waktu tersebut. Sumber dari AIRNAV, ada delapan penerbangan yang delay," kata Bambang. 
Bambang menuturkan, kondisi asap masih akan terjadi di wilayah Sumsel. Sebab, jumlah titik panas yang signifikan belum terpapar hujan yang cukup untuk memadamkan lahan gambut yang terbakar. 

Baca Juga: Gerak semu matahari sebabkan cuaca panas, ini tiga daerah dengan suhu tertinggi

Selain itu, potensi asap diperkirakan akan tetap terjadi di Palembang selama dua hari ke depan karena hujan yang belum turun. "Potensi hujan baru akan terjadi pada 27-29 Oktober 2019 di wilayah Sumsel dengan kriteria hujan sedang-lebat," ujar dia. 

Selama kondisi asap berlangsung, masyarakat pun diimbau untuk menggunakan masker ketika berkegiatan di luar ruangan. "Masyarakat juga harus berhati-hati ketika berkendara pada pukul 04.00-08. 00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB. Karena udara akan terasa lebih terik pada siang hari karena posisi matahari beradadi ekuator," ujar dia. (Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jarak Pandang Hanya 700 Meter, 8 Penerbangan di Palembang Tertunda"



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×