Prakiraan Cuaca NTT 6 Februari 2026: Kota Kupang Berpotensi Hujan Petir

Jumat, 06 Februari 2026 | 08:19 WIB
Prakiraan Cuaca NTT 6 Februari 2026: Kota Kupang Berpotensi Hujan Petir

ILUSTRASI. Prakiraan Cuaca NTT 6 Februari 2026: Kota Kupang Berpotensi Hujan Petir. (WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)


Sumber: BMKG  | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -   Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi antara hujan petir dan hujan ringan pada Jumat, 6 Februari 2026.

Sebagai wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada konektivitas laut dan udara, informasi cuaca menjadi variabel krusial bagi mobilitas penduduk serta sektor pariwisata.

BMKG mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan hujan yang dipicu oleh dinamika atmosfer di wilayah selatan Indonesia. Secara umum, suhu udara di NTT masih berada pada rentang tropis namun dengan kelembapan yang sangat tinggi, terutama di wilayah pegunungan dan pesisir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bali: Waspada Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini

Bagi warga Kota Kupang, kesiapsiagaan terhadap hujan petir menjadi hal utama yang perlu diperhatikan pada hari ini.

Mengutip data dari BMKG, intensitas hujan yang disertai petir diprakirakan akan terjadi dengan cakupan wilayah yang cukup luas di area ibu kota provinsi tersebut.

Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka untuk menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame besar.

Prakiraan Cuaca Wilayah NTT

Kota Kupang

  • Kondisi Cuaca: Hujan Petir
  • Suhu Udara: 26 -  31 derajat Celcius
  • Kelembapan Udara: 82% - 93%

Manggarai Barat

  • Kondisi Cuaca: Hujan Ringan
  • Suhu Udara: 25 - 32 derajat Celcius
  • Kelembapan Udara: 71% - 100%

Tonton: ESDM Sebut Rekomendasi Impor BBM Shell 2026 Masih Dievaluasi

Di wilayah Manggarai Barat, yang merupakan pusat pariwisata premium Labuan Bajo, hujan ringan diprediksi akan turun sepanjang hari.

Menariknya, kelembapan udara di wilayah ini mencapai angka maksimal 100%, yang berarti udara benar-benar jenuh dengan uap air. Kondisi ini dapat menyebabkan berkurangnya jarak pandang bagi operator kapal wisata yang membawa wisatawan menuju Taman Nasional Komodo.

Tingginya kelembapan di NTT juga berpotensi memicu kabut di daerah dataran tinggi. Para pelaku usaha transportasi udara di Bandara El Tari Kupang maupun Bandara Komodo disarankan untuk tetap memantau rilis teknis operasional penerbangan yang dikeluarkan secara berkala.

Kondisi cuaca ini, meskipun umum terjadi pada musim penghujan, tetap memerlukan manajemen risiko yang baik agar tidak mengganggu roda ekonomi daerah.

Meskipun intensitas hujan di Manggarai Barat tergolong ringan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi genangan air di titik-titik rendah.

Dengan persiapan yang matang dan pemantauan informasi cuaca yang berkelanjutan, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir secara efektif.

Selanjutnya: BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Petir di Lampung, Jumat 6 Februari 2026

Menarik Dibaca: Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik: Spek Gahar Ini Temani Ngabuburit Makin Asyik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru