Jabodetabek

Anies: Persebaran Covid-19 di Jakarta sebagian besar terjadi di pasar

Minggu, 12 Juli 2020 | 22:47 WIB Sumber: Kompas.com
Anies: Persebaran Covid-19 di Jakarta sebagian besar terjadi di pasar

ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan perkembangan PSBB Jakarta, Kamis (4/6/2020). 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan 38 persen klaster Covid-19 di Jakarta berasal dari komunitas atau lingkungan sekitar. Dari jumlah tersebut, sebagian besar klaster baru Covid-19 terjadi di pasar.

“Pasien di komunitas 38 persen, itu mereka yang berada di lingkugan kita. Lalu di mana? Di pasar, pasar itu 62 persen,” kata Anies dalam video yang ditayangkan di akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Menurut Anies, keramaian yang ada sering kali membuat jarak interaksi antar orang semakin pendek. Meski begitu, sebagai bentuk pencegahan, warga harus memastikan bahwa mereka disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga: Corona di Jakarta, Anies Baswedan: Positivity rate Covid-19 naik jadi 10,5%

“Kami pun melakukan pengawasan-pemantauan. Ada lebih dari 300 pasar, 153 di bawah Pemprov DKI Jakarta, kemudian sisanya adalah pasar rakyat. Harus hati-hati!” ujar Anies.

Namun, sejauh ini, klaster kasus positif terbanyak masih berasal dari orang-orang yang sedang dirawat di rumah sakit dengan angka 45,26 persen. Sementara sisanya, yakni 5,8 persen berasal dari pekerja migran yang baru saja kembali.

Jumlah penambahan pasien Covid-19 di Jakarta pada hari ini, Minggu (12/7/2020) kembali jadi yang terbanyak.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 404 kasus pada hari ini. Jumlah ini lebih banyak dari rekor sebelumnya yang terjadi kemaren, yakni 359 kasus baru Covid-19.

Baca Juga: Jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta kembali yang tertinggi

Anies mengakui jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta. Lonjakan itu dilihat dari angka positivity rate yang mencapai 10,5 persen dari total warga yang di tes PCR. Padahal, sebelumnya angka positivity rate Jakarta selalu berada di bawah angka lima persen setiap minggunya.

Tingginya angka positivity rate ini disebutkan Anies sebagai peringatan bagi warga Jakarta untuk mematuhi prosedur kesehatan selama pandemi Covid-19 ini. (Jimmy Ramadhan Azhari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar",

Editor: Yudho Winarto


Terbaru