Anies tengah mencari skema pendanaan sarana dan prasarana LRT Fase 2A

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:16 WIB Sumber: Kompas.com
Anies tengah mencari skema pendanaan sarana dan prasarana LRT Fase 2A

ILUSTRASI. Kereta LRT Jabodebek terparkir di salah satu stasiun di kawasan Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (15/9/2021).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tengah mencari skema pendanaan sarana dan prasarana proyek Light Rail Transit (LRT) Fase 2A. Rencananya, LRT Fase 2A itu akan melayani jalur Kelapa Gading-Jakarta Internasional Stasium (JIS). 

"Kegiatan pembangunan LRT Fase 2 A praktis belum dapat dilaksanakan tahun 2021 karena masih menunggu penetapan skema pendanaan sarana dan prasarana," kata Anies Baswedan dalam rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/10), seperti dikutip Kompas.com.

Anies menjelaskan untuk persetujuan izin trase LRT Fase 2A, Pemprov DKI Jakarta sudah mengantongi persetujuan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Anies menambahkan, sampai saat ini PT Jakarta Propertindo masih proses penyusunan kajian dokumen perencanaan pengadaan tanah (DPPT) sebagai dasar menetapkan lokasi.

Baca Juga: Pengiriman rampung, seluruh rangkaian kereta LRT Jabodebek sudah ada di lintasan

"Direncanakan akhir November baru dapat terselesaikan," imbuh Anies.

Perkembangan terbaru soal rencana pembangunan infrastruktur LRT Fase 2A itu disampaikan Anies dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD 2021 di DPRD DKI Jakarta. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyampaikan hal tersebut setelah Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menanyakan soal anggaran pembangunan LRT.

Baca Juga: INKA tuntaskan seluruh produksi LRT Jabodebek

Pandangan yang dibacakan Anggota DPRD DKI dari PSI William Aditya Sarana itu menanyakan anggaran pembelian lahan untuk proyek LRT yang tidak jadi dianggarkan, yakni Rp 200 miliar di Dinas Perhubungan dan anggaran pembangunan LRT fase 2A Kelapa Gading-JIS senilai Rp 122 miliar di PT Jakarta Propertindo.

"Proyek ini tercantum di dalam Perda Nomor 1 tahun 2018 tentang RPJMD 2017-2022 dan Perpres 55 tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A.

Editor: Sandro Gatra

Baca Juga: Ini catatan MTI terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru