Balai Besar: Tak ada perubahan nama Puncak Gunung Kerinci menjadi Puncak Joko Widodo

Rabu, 28 Februari 2018 | 13:38 WIB Sumber: Antara
Balai Besar: Tak ada perubahan nama Puncak Gunung Kerinci menjadi Puncak Joko Widodo

ILUSTRASI. Gunung Kerinci


GUNUNG - JAMBI. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB-TNKS) Jambi menegaskan tidak pernah mengubah nama puncak Gunung Kerinci menjadi Puncak Joko Widodo.

Penegasan itu disampaikan berdasarkan surat No S.187/TI/BTU/HMS/02/2018 perihal infomasi dan penjelasan Puncak Gunung Kerinci. Surat penegasan itu langsung ditandatangani Kepala BB-TNKS Arif Toengkagie.

"Surat tersebut memang benar BB-TNKS yang mengeluarkan, dan ditegaskan tidak ada perubahan untuk nama Puncak Gunung Kerinci," kata Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat Agusman saat dihubungi dari Jambi, Rabu (28/2).

Dalam surat itu dinyatakan bahwa BB-TNKS tidak pernah mengubah bagian dari Gunung Kerinci yang dikenal Puncak Gunung Kerinci maupun menerima usulan dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan atau organisasi manapun untuk mengubahnya menjadi Puncak Joko Widodo.

Foto plakat berwana kuning dengan tulisan "Puncak GN. Kerinci Joko Widodo 3805 MDPL" yang beredar dan menjadi viral di media sosial itu bukanlah plakat resmi yang dikeluarkan oleh Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat.

Surat Terbuka Untuk Pak Jokowidodo Dan Para Pendukungnya Di manapun Berada. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan Tampa mengurangi Rasa Hormat Kepada Presiden RI. Karena ini merupakan Kebodoham para pendukungnya, yang seakan kehabisan Cara untuk mendapatkan pamor dari masyarakat. Ini meruapakm Record Kebodohan dalam sejarah Kelam bangsa ini. Puluham Tahun bahkan Ratusan Tahun, tidak ada nama Puncak gunung sekalipun yang di Rubah dengan dasar Fanatik Terhadap Kepentingan Politik!!!!! Kalian para Pendukung Jokowi, kami harap stop politisasi Gunung menjadi bahan Politik dan Pencitraan. Pecinta Alam sejati, tidak bisa di Beli dengan kepentingan politik. Gagasan Puncak di Atas hanya gagasan secuil kelompok fanatik yang tidak beralasan. Kami menghimbau kepada seluruh Pecinta alam seindonesia raya, agar rapatkan Barisan. Pecinta alam sejati tidak Bisa di Beli. #gunung kerinci #gunungkerinci #kerincihariini #infojambi #instajambi #jambi #solokselatan Bantu share Kebodohan ini bro. @mountainesia @pendakimuslim @pendakicantik @ipg_sumbar @pendakiindonesia @pendaki_gunung @potret_kerinci @kerincihariini @minangsedunia @mtma_sumbar @ipg_sumbar @wisatakerinci

Sebuah kiriman dibagikan oleh #GUNUNG KERINCI (@gunung_kerinci) pada

Berdasarkan poin tersebut, kata dia, ini yang dapat disampaikan kepada para pegiat dan pecinta alam bebas serta masyarakat Provinsi Jambi dan khususnya masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Masyarakat juga diminta untuk tidak terprovokasi dengan isu dan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan (hoaks) yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Sampai saat ini Puncak Gunung Kerinci masih tetap Puncak Kerinci atau Top Kerinci atau biasa juga disebut dengan nama Puncak Indrapura, dan orang lebih banyak mengenal dengan Puncak Kerinci," kata Agusman.

Sebelumnya, pada awal Februari 2018 di media sosial beredar nama Puncak Gunung Kerinci, berganti nama jadi Puncak Joko Widodo. Bahkan di media sosial itu juga beredar foto plakat nama puncak berwarna kuning dengan nama Joko Widodo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru