kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Baru dilantik, ini PR mendesak Wagub DKI Jakarta


Rabu, 15 April 2020 / 20:15 WIB
Baru dilantik, ini PR mendesak Wagub DKI Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membaca sumpah saat dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Reporter: Fahriyadi | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Ahmad Riza Patria sebagai Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang baru di Istana Negara, Rabu (15/4). Setelah dilantik, politisi Partai Gerindra ini akan langsung bekerja membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyelesaikan berbagai permasalahan di Jakarta hingga masa jabatannya usai pada tahun 2022 mendatang.

Pekerjaan rumah bagi Riza Patria di kursi Wagub DKI tidaklah mudah karena berbagai masalah sudah menanti di depan mata. Pakar Perkotaan dari Universitas Tarumanegara Nirwono Joga mengatakan, peran Wagub DKI Jakarta yang sangat mendesak adalah menjadi jembatan daallam komunikasi antara pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan pemerintah pusat dalam koordinsi penanganan virus corona (Covid-19).


Koordinasi memang jadi sorotan antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta karena tidak sinkron dan kerap mengeluarkan pernyataan yang bertentangan satu sama lain. “Di sini peran penting Wagub DKI Jakarta yang baru,” ujar Nirwono kepada kontan.co.id, Rabu (15/4).

Selain itu, dia bilang Riza Patria bisa berperan penting untuk sosialisasi gerakan tidak mudik ke kantong pendatang di perkampung an padat penduduk. Dia berharap turunnya Wagub DKI pada gerakan ini akan membuat masyarakat pendatang di Jakarta mengurungkan niatnya untuk mudik pada Lebaran tahun ini. Penanganan Covid-19 di Jakarta salah satunya adalah meminta agar masyarakat Jakarta tidak mudik dan Pprov DKI bisa menyediakan angkutan bus mudik kepada mereka setelah Lebaran dan pandemi ini berakhir,” kata dia.

Tugas Wagub yang mendesak lainnya adalah evaluasi pelaksanaan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terutama evaluasi efektivitas belajar di rumah yang sudah berlangsung selama sebulan di Jakarta, serta kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Dia bilang hasil evaluasi ini akan jadi bahan kebijakan lanjutan untuk arah pembangunan Jakarta ke depan.

Untuk jangka menengah dan panjang, Riza Patria disebut Nirwono punya tanggung jawab yang besar untuk melaksanakan beragam rogram yang sejauh ini tak berjalan seperti rencana revitalisasi/relokasi kawasan kumuh , antisipasi dan pengendalian banjir, dan mengatasi kemacetan. “Wagub harus membantu Gubernur DKI Jakarta melaksanakan program saat kampanye dulu hingga masa jabatannya berakhir,” ujar dia..




TERBARU

[X]
×