Berapa Butir Telur Bebek yang Bisa Dipanen per Hari? Begini Estimasinya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:48 WIB
Berapa Butir Telur Bebek yang Bisa Dipanen per Hari? Begini Estimasinya

ILUSTRASI. Peternakan bebek (KONTAN/Baihaki)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jumlah telur bebek yang bisa dipanen setiap hari bergantung pada jumlah bebek betina produktif dan tingkat produksinya.

Sebagai gambaran, Kementerian Pertanian (Kementan) RI pernah melaporkan kelompok peternak yang menghasilkan 200-370 butir telur per hari dari 500 ekor induk bebek berumur 7-8 bulan.

Artinya, produksi kelompok tersebut berkisar 40-74 butir per 100 ekor setiap hari.

Sementara itu, laporan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali pada September 2026 menyebut seorang peternak di Kabupaten Gianyar memperoleh sekitar 360 butir telur per hari dari 600 ekor bebek Bali.

Baca Juga: Kapan Bebek Pedaging Siap Dipanen? Kenali Umur Panen Ideal Berdasarkan Jenisnya

Estimasi Panen Telur Bebek Berdasarkan Jumlah Ternak

Berdasarkan rentang produksi yang dilaporkan Kementan, berikut perkiraan jumlah telur yang dapat dikumpulkan setiap hari:

  • 10 ekor bebek produktif: sekitar 4-7 butir telur.
  • 50 ekor bebek produktif: sekitar 20-37 butir telur.
  • 100 ekor bebek produktif: sekitar 40-74 butir telur.
  • 500 ekor bebek produktif: sekitar 200-370 butir telur.

Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan laporan peternakan, bukan jaminan hasil untuk setiap usaha.

Anda perlu memahami bahwa produksi asli di lapangan bisa berbeda sesuai jenis bebek, umur, pakan, kesehatan, dan sistem pemeliharaan.

Perlu diperhatikan bahwa perhitungan ini menggunakan jumlah bebek betina yang sudah memasuki masa produksi.

Jika populasi masih mencakup banyak anak bebek atau bebek yang belum bertelur, hasil panen harian tentu lebih rendah.

Baca Juga: Apakah Ternak Bebek Harus Punya Kolam? Ini Penjelasannya

Faktor yang Memengaruhi Jumlah Telur Bebek

Ada beberapa faktor yang memengaruhi jumlah panen telur bebek harian. Di antaranya:

1. Jenis dan umur bebek
Sebagai contoh, bebek Alabio yang populer di Indonesia dapat menghasilkan sekitar 214-250 butir telur per ekor dalam setahun.
2. Kualitas pakan
Bebek petelur membutuhkan pakan dengan kandungan energi, protein, kalsium, dan mineral yang sesuai.
3. Kesehatan dan kondisi kandang
Kebersihan kandang, ketersediaan air minum, dan pengelolaan ternak perlu Anda perhatikan dengan baik. Stres dan penyakit bisa memengaruhi kesuburan bebek.
4. Sistem pemeliharaan
Pengaturan pakan dan perawatan yang konsisten membantu peternak memantau produktivitas. Dalam hal ini, Anda harus melakukan pencatatan hasil panen harian untuk mengetahui perubahan produksi.

Baca Juga: Ternak Bebek Petelur vs Bebek Pedaging, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru