Bima Arya sembuh dan dibolehkan pulang dari Rumah Sakit, gaji didonasikan untuk Covid

Sabtu, 11 April 2020 | 19:20 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Bima Arya sembuh dan dibolehkan pulang dari Rumah Sakit, gaji didonasikan untuk Covid

ILUSTRASI. JADI SAKSI - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menjawab pertanyaan kuasa hukum terdakwa dalam sidang kasus korupsi tanah 'Angkahong' di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (22/8/2016). Bima menjadi saksi untuk tiga ter


KONTAN.CO.ID -  Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto resmi diperbolehkan pulang ke rumah setelah menjalani perawatan insentif di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor.

Seperti kita tahu Bima Arya Sigiarto dinyatakan positif terinfeksi oleh virus corona Covid-19. Saat itu dirinya hanya merasakan tidak nyaman di tenggorokkan batuk-batuk dan badan terasa tidak nyaman.

"Setelah 22 hari dirawat di RSUD Kota Bogor, karena kondisi sudah stabil dan baik, hari ini tim dokter membolehkan saya dan satu Staf Kerjasama Pemkot Bogor untuk pulang dan melanjutkan isolasi secara mandiri di rumah. Insya Allah kamar rumah sakit akan digunakan bagi yang jauh lebih membutuhkan," kata Bima Arya dalam akun instagramnya, Sabtu (11/4).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Alhamdulillah, setelah 22 hari dirawat di RSUD Kota Bogor, karena kondisi sudah stabil dan baik, hari ini team Dokter RSUD membolehkan saya dan @arawiraswara Staf Kerjasama Pemkot untuk pulang dan melanjutkan isolasi secara mandiri di rumah. Insya Allah kamar akan digunakan bagi yang jauh lebih membutuhkan. Keluar dari Rumah Sakit ikuti protokol wajib: gunakan tutup kepala, masker dan baju rumah sakit. Di rumah pun tetap berlaku protokol isolasi ketat. Tetap di kamar dan tidak ada kontak dengan orang rumah, sampai diizinkan oleh team medis yang terus mengawasi. Tidak ada kata apapun yang cukup untuk ekspresikan terimakasih dan rasa bangga saya kepada seluruh team medis dan non medis di RSUD Kota Bogor yang dengan super sabar dan ekstra berani telah merawat kami. Walau tatapan mata terhalang APD, namun ketulusan terasa sampai jiwa: Dirut RSUD dr Ilham, dr Koko, dr Evelsha, dr Dharma, suster Susy, suster Ita, suster Novi, suster Vera, Hamdani, Dida, Irfan , Aldo dan Dwi. Terimakasih semua dan sehat selalu! Di slide ke dua penuh haru, dari balik pintu kamar saya curi-curi foto team medis yang sedang shalat dan istirahat. Semoga Allah SWT, Tuhan yang Mahakuasa memberikan pahala yang berlimpah dan kesehatan kepada seluruh team medis dimanapun berada. Sehat dan semangat!

A post shared by Bima Arya (@bimaaryasugiarto) on


Saat keluar dari rumah sakit, ia wajib mengikuti protokol kesehatan yakni menggunakan tutup kepala, masker dan baju rumah sakit. "Di rumah pun tetap berlaku protokol isolasi ketat. Tetap di kamar dan tidak ada kontak dengan orang rumah, sampai diizinkan oleh tim medis yang terus mengawasi," katanya.

Pada kesempatan sebelumnya Bima Arya juga mengunggah video yang menyatakan dirinya akan menyumbangkan seluruh penghasilan sebagai wali kota Bogor, maupun dana operasional wali kota Bogor, untuk dikelola dan disalurkan bagi warga yang membutuhkan.

SELANJUTNYA>>>

"Saya donasikan semua biaya operasional dan penghasilan wali kota selama wabah Covid-19 bagi yang membutuhkan. Saya serahkan pengelolaan kepada ciris center Kota Bogor," katanya.

 

Pada kesempatan unggahan terbaru di Instagram Bima juga menyampaikan terimakasih kepada tim medis yang telah marawat dirinya. 

"Tidak ada kata apapun yang cukup untuk mengekspresikan terimakasih dan rasa bangga saya kepada seluruh tim medis dan non medis di RSUD Kota Bogor yang dengan super sabar dan ekstra berani telah merawat kami. Walau tatapan mata terhalang APD, namun ketulusan terasa sampai jiwa," katanya.

Sebenarnya pada hari ke 17 perawatan Bima menyatakan dari hasil tes swap PCR sudah menunjukkan hasil yang baik. "Tapi saya ingin pastikan semua baik agar pas keluar dari Rumah Sakit aman bagi semua," katanya.

Ia menyebut sakit positif terinfeksi virus corona Covid-19 sebagai ujian hidup bagi dirinya. "Ujian iman bagi semua, Covid-19 itu ada penciptanya," kata Bima. 

Kadua, ia melihat terpaan wabah virus corona Covid-19 sebagai ujian kesehatan sehingga orang berikhtiar untuk hidup sehat, berolah-raga, makan makanan sehat, istirahat yang cukup.  "Kita semua harus mengurani aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penularan covid-19," katanya

Ketiga, wabah virus corona Covid-19 sebagai ujian kemanusiaan, bagaimana memupuk kebersamaan kemanusiaan. "Semua yang sehat harus tetap sehat agar bisa membantu yang sakit. Orang yang mampu membantu yang kurang mampu. Ajak semua untuk melakukan apa yang bisa dilakukan sebarakan energi positif.

Bima Arya juga memberikan dukung kampanye penggunaan masker kain, agar masker medis digunakan untuk tenaga kesehatan
"Warga yang mampu bisa memproduksi masker dan mendonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Syamsul Azhar

Terbaru