Jabodetabek

Bima Arya: Tingkat keterisian RS di Kota Bogor mencapai 83%

Jumat, 04 Desember 2020 | 20:36 WIB   Reporter: Vendy Yhulia Susanto
Bima Arya: Tingkat keterisian RS di Kota Bogor mencapai 83%

ILUSTRASI. Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) . ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, tingkat keterisian rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Bogor saat ini mencapai rata-rata 83%.

Bed occupation ratio 83%, selama ini kita tekan di bawah 60% bisa, sekarang 83%,” kata Bima di Graha BNPB, Jumat (4/12).

Bima mengatakan, saat ini Pemkot Bogor sedang menyiapkan RS darurat Covid-19 serta hotel untuk tempat isolasi orang tanpa gejala (OTG). Kemudian, pihaknya juga memperkuat sistem surveilans yang ada.

Bima menyebut, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk berkoordinasi terkait ketersediaan RS. Sebab, sebagian pasien Covid-19 di Kota Bogor juga berasal dari Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Cerita Bima Arya saat kena Covid-19, dari hampir mati sampai dikira settingan

“Kita benahi sistem rujukannya, kita punya sistem merujuk begitu ada kita tahu mana yang masih kosong, kita pererat kerjasama dengan kabupaten (Bogor),” terang dia.

Bima menilai pentingnya kolaborasi antar semua pihak untuk menangani covid-19. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap melakukan protokol kesehatan.

“Lagi-lagi ini tentang kolaborasi,” tutur Bima.

Selanjutnya: Catat, sejumlah perjalanan KRL ini dibatalkan saat uji coba double track

 

Editor: Herlina Kartika Dewi


Terbaru