Koordinasi dengan daerah, masyarakat harus waspada
Aam mengatakan, kondisi cuaca ekstrem yang masih terus berjalan di sebagian besar wilayah di Indonesia mengharuskan koordinasi yang kuat antara pusat dan pemerintah daerah.
BNPB sudah memberikan imbauan kepada pemerintah daerah untuk selalu memperhatikan prediksi dan prakiraan cuaca, khususnya daerah yang telah disebut oleh BMKG.
"Kita mendorong pemerintah daerah untuk melakukan apel kesiapsiagaan. Dan ini bukan apel baris-berbaris; ini adalah pengecekan alat, perangkat, personel, dan anggaran di daerah untuk benar-benar bisa dan mampu menghadapi kondisi kedaruratan yang bisa saja terjadi kapan saja," ucap Aam kepada Kompas.com, Senin.
Dia menjelaskan, pengecekan alat, perangkat, personel, dan anggaran bertujuan untuk melihat apakah sumber daya di daerah dirasa cukup atau tidak dalam menghadapi potensi kedaruratan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.
"Sekiranya pemerintah daerah merasa belum cukup terkait dengan kelengkapan alat, perangkat, personel, dan anggaran khususnya, maka segera tetapkan status Siaga Darurat dan langsung diajukan kebutuhan-kebutuhan yang riil yang memang akan digunakan untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kedaruratan bencana akibat cuaca ekstrem kepada pemerintah melalui BNPB," ucap dia.
Tak cuma pemda, Aan juga meminta masyarakat melakukan mitigasi bencana sejak dini.
Dia mengimbau agar masyarakat memulai pencegahan dari lingkungan rumah masing-masing dengan cara memeriksa gorong-gorong dan memastikan kelancaran drainase di sekitar lingkungan perumahan.
Tonton: Virus Nipah Jadi Alarm Global, Siapkah Nakes Indonesia?
Jangan membuang sampah di saluran-saluran air yang menjadi penyebab utama terjadinya penyumbatan pada saat debit air lebih dari rata-rata.
"Mari bersama-sama kita mempersiapkan diri, keluarga, lingkungan, dan komunitas untuk mampu menghadapi potensi kedaruratan yang mungkin saja bisa terjadi akibat cuaca ekstrem yang saat ini masih melanda di Indonesia," kata Aan.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Membayangi Wilayah Indonesia"
Selanjutnya: Harga Saham BBCA Terkoreksi Jelang Paparan Kinerja Hari Ini, Selasa (27/1/2026)
Menarik Dibaca: Kesehatan Kerja: 5 Risiko yang Fatal Akibat Duduk Lama di Depan Laptop
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News