kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.123
  • SUN95,28 0,51%
  • EMAS661.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

BMKG sebut musim hujan di Jawa Barat masih berlangsung hingga Maret

Sabtu, 12 Januari 2019 / 15:53 WIB

BMKG sebut musim hujan di Jawa Barat masih berlangsung hingga Maret
ILUSTRASI. BMKG - ilustrasi ramalan cuaca - siklon Cempaka


KONTAN.CO.ID - SUKABUMI. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan, puncak musim hujan di daerah Jawa Barat masih akan berlangsung hingga akhir Januari. Sementara, musim hujan masih akan berlangsung hingga Maret mendatang. 

Hal itu disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati kepada wartawan di sela kunjungan kerjanya di lokasi longsor Perbukitan Gunung Sorandil, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (11/1). “Untuk wilayah Jawa Barat musim hujan hingga Maret mendatang. Bila ada perkembangan kami akan informasikan kembali," ujar Dwikorita. 


Menurut dia, dengan kondisi curah hujan seperti sekarang, maka besar kemungkinan terjadinya longsor susulan. Dia mengingatkan, sebaiknya masyarakat tetap waspada dan menjauhi daerah-daerah yang rawan longsor. 

"Terlebih daerah ini memiliki kemiringan lereng yang terjal," kata dia. Dwikorita menjelaskan, BMKG bersinergi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memberikan informasi peringatan dini. "Kami akan memberikan peringatan dini enam sampai tiga hari sebelum cuaca ekstrem dan segera kami kirimkan kepada BPBD setempat agar mengondisikan warga dalam waktu enam hingga tiga hari," kata Dwikorita. 

Dengan demikian, ia meminta perhatian serius dari pemerintah daerah setempat agar lebih tanggap dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di wilayahnya. Kunjungan kerja bersama ke lokasi longsor Cisolok ini diikuti Kepala BNPB yang baru dilantik, Letjen TNI Doni Monardo, dan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani. 

Bencana tanah longsor yang menimbun permukiman Kampung Garehong berdampak pada rusaknya sebanyak 29 rumah dihuni 30 kepala keluarga berjumlah 100 jiwa. Akibat bencana yang terjadi pada akhir 2018 ini mengakibatkan 33 orang diduga hilang tertimbun yang di antaranya 32 korban ditemukan, 1 korban tidak ditemukan, 64 orang berhasil selamat, dan 3 orang cedera berat yang sempat dirawat di RSUD Palabuhanratu. 

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/12) petang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18:00 Wib di Kampung Garehong, Kadusunan Cimapag, Desa Sirnaresmi. Akibat longsor yang terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Sukabumi, dilaporkan sementara puluhan rumah tertimbun. (Budiyanto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BMKG: Musim Hujan di Jawa Barat Masih Berlangsung hingga Maret"

Reporter: kompas.com
Editor: Yoyok

Video Pilihan

Tag
TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0405 || diagnostic_web = 0.3411

Close [X]
×