KONTAN.CO.ID - Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang basah pada hari Minggu ini.
Fokus perhatian tertuju pada wilayah Pulau Lombok yang diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Meskipun tidak masuk dalam kategori cuaca ekstrem, fluktuasi suhu dan tingkat kelembapan udara yang sangat lebar di beberapa titik perlu mendapatkan perhatian ekstra dari masyarakat, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor pertanian dan pariwisata.
Baca Juga: Tampung Usulan Guru Madrasah, Kemenag Siapkan 630.000 Formasi PPPK 2026
Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan bahwa stabilitas atmosfer di NTB saat ini sedang dipengaruhi oleh pergerakan massa udara yang membawa kelembapan dari arah samudera.
Hal ini menyebabkan pembentukan awan hujan menjadi lebih mudah terjadi di sepanjang lereng Gunung Rinjani hingga menuju area perkotaan di Mataram.
Data Cuaca NTB BMKG
Menurut data prakiraan cuaca yang dirilis BMKG untuk hari Minggu, 15 Februari 2026, berikut adalah rincian kondisi di dua titik utama Pulau Lombok:
Kota Mataram
- Kondisi: Hujan Ringan
- Suhu: 22-30 derajat Celcius
- Kelembapan: 75-91%
Lombok Tengah
- Kondisi: Hujan Ringan
- Suhu: 23-30 derajat Celcius
- Kelembapan: 21-98%
Melansir informasi tersebut, terdapat anomali yang cukup unik pada tingkat kelembapan di Lombok Tengah yang memiliki rentang sangat lebar, yakni 21-98%.
Tonton: Menkeu Siapkan Rp 55 Triliun Buat THR Lebaran ASN, TNI, dan Polri. Kapan Cair?
Rentang ini menunjukkan adanya perubahan kondisi udara yang sangat drastis dari kering ke sangat lembap dalam waktu singkat.
Suhu maksimal yang mencapai 30 derajat Celcius di Mataram menandakan bahwa meski hujan turun, hawa gerah masih mungkin dirasakan sesaat sebelum hujan mengguyur.
Selanjutnya: Sinyal Winter Seasons, Cari Aman di Pasar Aset Kripto
Menarik Dibaca: Waspada! 5 Makanan Ini Picu Kista Ovarium Lebih Cepat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News