Peristiwa

Dari total kasus aktif virus corona di Jakarta, 50% adalah orang tanpa gejala

Kamis, 24 September 2020 | 17:25 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Dari total kasus aktif virus corona di Jakarta, 50% adalah orang tanpa gejala

ILUSTRASI. Suasana ruangan Tower 4 RSD Wisma Atlet untuk pasien orang tanpa gejala alias OTG di Kemayoran, Jakarta, Minggu (20/9/2020).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengatakan, saat ini, dari total kasus aktif virus corona baru di wilayah Ibu Kota, sebanyak 50% di antaranya adalah orang tanpa gejala alias OTG.

Dan, sejak pemberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta mulai 14 September lalu, pasien OTG tidak lagi bisa menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Pasien OTG isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran. Ini biar lebih efektif sehingga tepat guna," kata kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti dalam talkshow secara daring di Media Centre Satgas Covid-19, Kamis (24/9).

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, untuk mencegah klaster perumahan karena isolasi mandiri yang tidak disiplin, Pemerintah DKI melarang isolasi mandiri di rumah tinggal untuk pasien OTG.

Baca Juga: Jakarta Selatan, Kota Bekasi, wilayah Tangerang kembali masuk zona merah Covid-19

Sebab, menurut Anies, tidak semua warga memahami protokol kesehatan tentang isolasi mandiri. Sehingga, berpotensi menularkan virus corona di keluarga pasien OTG yang tinggal satu rumah.

Saat ini, mengutip data dari situs corona.jakarta.go.id, hingga Kamis (24/9) ada 13.277 kasus aktif virus corona atau masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri. Itu berarti, jumlah OTG sekitar 6.638 orang.

Pemerintah pusat menyiapkan tower 4 serta 5 Wisma Atlet Kemayoran untuk pasien OTG. Kepala Kesehatan Kodam Jaya Kolonel CKM dr. Stefanus Dony menyatakan, flat isolasi mandiri Wisma Atlet mampu menampung 3.116 pasien.  

Selanjutnya: Rekor lagi, tambah 4.634 kasus positif corona di Indonesia, total 262.022 kasus

 

Editor: S.S. Kurniawan


Terbaru