O

Dievaluasi, stasiun Tanah Abang ditutup pukul 15.00-19.00, penumpang boleh transit

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:47 WIB Sumber: Kompas.com
Dievaluasi, stasiun Tanah Abang ditutup pukul 15.00-19.00, penumpang boleh transit

ILUSTRASI. Sejumlah penumpang berada di dalam rangkaian KRL saat berhenti di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tribunnews/Irwan Rismawan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberlakukan kebijakan baru terkait penutupan Stasiun Tanah Abang. Akses ke Stasiun Tanah Abang masih ditutup selama pukul 15.00-19.00 WIB. 

Namun, mulai Selasa (4/5/2021) hari ini, pengguna kereta rel listrik commuter line bisa berhenti di Stasiun Tanah Abang untuk transit atau berganti kereta. 

"Mulai Selasa, pengguna KRL akan diizinkan transit atau berganti kereta di Stasiun Tanah Abang," tulis PT KCI di akun Twitter @CommuterLine, Selasa pagi. 

Dengan kebijakan baru ini, pengguna KRL lintas Rangkasbitung bisa turun di Stasiun Tanah Abang untuk berganti kereta ke jurusan lain, seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang. 

"Meskipun demikian, Stasiun Tanah Abang tetap tidak melayani pengguna yang hendak keluar maupun masuk stasiun pada pukul 15.00 - 19.00 WIB," tulis PT KCI. 

Baca Juga: Perhatikan, mulai sore ini KRL tak berhenti di stasiun Tanah Abang

Adapun penutupan ini guna mengantisipasi lonjakan penumpang di area stasiun maupun pengunjung Pasar Tanah Abang. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rekayasa jadwal perjalanan dipertimbangkan karena sebagian pengunjung Pasar Tanah Abang datang menggunakan KRL. 

Berdasarkan data yang didapatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat lebih kurang 45.000 penumpang yang turun di Stasiun Tanah Abang pada Sabtu (1/5). 

Hal itu membuat kondisi pasar Tanah Abang padat dan dikhawatirkan menimbulkan klaster penularan Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Dievaluasi, Stasiun Tanah Abang Masih Ditutup Pukul 15.00-19.00, tetapi Penumpang Boleh Transit"

Penulis : Ihsanuddin
Editor : Jessi Carina

Selanjutnya: Pengunjung pasar Tanah Abang melonjak hampir 200% dari kapasitas

 

Editor: Herlina Kartika Dewi
Terbaru