Dokter di Tegal meninggal akibat covid-19, ini dugaan sumber penularannya

Senin, 08 Juni 2020 | 15:20 WIB
Dokter di Tegal meninggal akibat covid-19, ini dugaan sumber penularannya

ILUSTRASI. Sejumlah dokter sedang berdiskusi saat melakukan ekstraksi dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di ruang Laboratorium Biosafety II di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (6/5/2020). Pengoperasian metode PCR di RSUD tersebut


Sumber: Kompas.com  | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TEGAL.  KH (34) dan SP (57), adik dan ibu dari dokter spesialis radiologi paru EPIC (49) yang meninggal dunia karena Covid-19 pekan lalu, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kardinah Kota Tegal, Senin (8/6/2020).

Plt. Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, Hery Susanto mengatakan, keduanya masih menjalani perawatan di ruang isolasi yang juga disertai penyakit penyerta. Meski demikian, kondisi kesehatan keduanya dalam keadaan stabil atau membaik.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 lebarkan pasar ritel startup pesan antar hasil laut

"Adik dan ibunya dokter EPIC masih kita rawat di ICU. Kondisi kesehatannya stabil. Namun dua-duanya masih perlu pengawasan karena ada penyakit penyerta," kata Hery, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Hery menjelaskan, sebelumnya, EPIC dan kedua anggota keluarganya menjalani perawatan di RSUD Kardinah sejak akhir Mei 2020. Pada awal Juni, hasil swab ketiganya positif Covid-19.

EPIC yang merupakan warga Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal ini, berdinas di RSUD Kardinah sebagai dokter pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Tegal.

Hasil penelusuran tim medis, terang Hery, EPIC diduga tertular dari adiknya KH dan ibunya SP yang berdomisi di Semarang yang mengunjungi EPIC ke Tegal saat libur Lebaran. Hasil diagnosa medis, selain positif Covid-19, EPIC meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung.

Baca Juga: Gagal diakuisisi Harry Tanoe, Link Net (LINK) sudah dilirik investor strategis lain

"Dokter EPIC meninggal Kamis pekan lalu saat akan dirujuk bersama adik dan ibunya ke RS Kariadi Semarang. Karena EPIC meninggal dalam perjalanan sesampai di Pekalongan, akhirnya putar balik ke Tegal," terang Hery.


Terbaru