Peristiwa

Dorong Pengembangan Ekowisata, IFG Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:01 WIB
Dorong Pengembangan Ekowisata, IFG Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting

ILUSTRASI. IFG Lakukan Penanaman 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting Bekasi, Pemulihan Kerusakan Lingkungan da (Dok/IFG)


Reporter: Tendi Mahadi  | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, menggelar menggelar program Penanaman 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting, Kabupaten Bekasi pada Rabu, 14 Januari 2026.

Pelaksanaan program ini dilaksanakan di kawasan Muara Beting, wilayah pesisir Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang memiliki ekosistem mangrove penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat bagi berbagai flora dan fauna, termasuk spesies langka seperti burung migran dan monyet ekor panjang.

Keresahan muncul ketika dalam dua dekade terakhir, kawasan mangrove di Muara Beting mengalami kerusakan signifikan akibat alih fungsi lahan, abrasi, dan eksploitasi sumber daya alam. Kerusakan ini berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan, penghidupan masyarakat pesisir, dan potensi ekowisata lokal.

Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya rehabilitasi melalui program penanaman 5.000 bibit mangrove atau lebih yang melibatkan masyarakat lokal, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Pramono: Stasiun Harmoni MRT Akan Jadi TOD Paling Ramai di Pusat Jakarta

Jumlah karbon yang dapat diserap atau disimpan oleh 5.000 pohon mangrove tergantung pada beberapa faktor seperti jenis mangrove, usia pohon, kepadatan dan kesehatan pohon, serta kondisi lingkungan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen IFG untuk hadir di setiap lingkup hidup masyarakat dengan semangat melayani sepenuh hati. IFG juga berharap langkah ini menjadi wujud nyata kami dalam merawat alam di tengah kondisi iklim yang makin sulit diprediksi ini,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji dalam keterangannya, Selasa (20/1).

Selain itu, Denny juga mengungkapkan bahwa program penanaman 5.000 bibit mangrove ini sejalan dengan Asta Cita Prioritas Nasional, yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

“Untuk jangka panjang, tentu harapan program IFG Group ini tidak hanya tentang menjaga lingkungan dari abrasi pantai tapi juga menjadi aset pengembangan ekowisata dan konservasi pesisir. Kami bangga kegiatan ini dapat melibatkan banyak pihak dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuh Denny.

Selanjutnya: Pastikan Kanal Pemesanan Tiket Lebaran Stabil, KAI Lakukan Migrasi Sistem Besok

Menarik Dibaca: Pastikan Kanal Pemesanan Tiket Lebaran Stabil, KAI Lakukan Migrasi Sistem Besok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru