Agribisnis

Gandeng Dinas Pertanian Bantul, Politeknik YOMA beri pelatihan tanaman hortikultura

Jumat, 20 November 2020 | 18:16 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Gandeng Dinas Pertanian Bantul, Politeknik YOMA beri pelatihan tanaman hortikultura

ILUSTRASI. Petani memanen tanaman cabainya di Desa Porame, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (1/10/2020).


KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (YOMA) bekerjasama dengan Dinas Pertanian Pangan Kelautan & Perikanan Kabupaten Bantul menggelar Pelatihan Kostratani dengan materi “Pengubinan Komoditas Tanaman Hortikultura khususnya Cabai dan Bawang Merah untuk penyuluh swadaya dan PPL PNS di kecamatan Imogiri, Bantul.

Dengan tetap mematuhi protocol kesehatan, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Giri Agung, Imogiri, Bantul pada hari Kamis, 17 November 2020 seperti dikutip dari siaran pers.

Polbangtan YoMa diwakili oleh Wakil Direktur I Ananti Yekti menyebutkan bahwa pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia pertanian dalam rangka mendukung kegiatan pembangunan pertanian lewat program Kostratani yang telah berjalan. Kemampuan pengubinan pada komoditas horti ini dapat digunakan untuk menghitung produksi komoditas strategis. 

Seperti yang sering digaungkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi “Pertanian tidak pernah berhenti”. Kalimat ini sering disampaikan sebagai motivasi para petani untuk mendongkrak, semangat penyuluh dan petani serta untuk memastikan stok pangan cukup.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia diyakini bisa bangkit, ini indikasinya

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu juga dengan kegiatan olah tanah, olah lahan hingga panen harus tetap berlangsung di tengah pandemi ini.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Kelautan & Perikanan Kabupaten Bantul, Suryono mengatakan bahwa pertanian ke depan akan menghadapi tantangan yang beragam, harapannya pelatihan ini bisa menjadi solusi dalam menjawab tantangan tersebut.

Suryono juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul siap mendukung program KOSTRATANI diantaranya pemberian bantuan perlengkapan IT kepada seluruh BPP pada tahun 2019 dan tentunya dukungan ini akan terus bergulir di tahun-tahun selanjutnya.

“Nantinya kawasan Imogiri akan dikembangkan menjadi daerah agroekowisata, sehingga semua sektor terutama pertanian akan terlibat secara langsung dan tentunya kan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,pungkasnya.

Sebagai fasilitator dalam pelatihan ini adalah dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul. Begitu banyak informasi yang dipaparkan kepada peserta pelatihan mengenai teknik ubinan hortikulltura dan diakhiri dengan kegiatan praktek pengukuran ubinan pada lahan pertanaman cabai seluas 250 m2 di wilayah Desa Kebon Agung Imogiri Bantul.

Selanjutnya: Dorong Ketahanan pangan, Kadin perkuat kemitraan dengan petani

 

Editor: Noverius Laoli


Terbaru