Gempa Tektonik Magnitudo 4,9 Goyang Garut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 12 November 2022 | 20:51 WIB   Reporter: Yudho Winarto
Gempa Tektonik Magnitudo 4,9 Goyang Garut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

ILUSTRASI. Ilustrasi gempa bumi - alat seismograf -


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempabumi tektonik magnitudo 4,9 menggoyang Kabupaten Garut Jawa Barat pada pukul 19:29:33 WIB, Sabtu (12/11).

Episenter terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.35 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 119 km BaratDaya Kab. Garut, Jawa Barat pada kedalaman 16 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif dasar laut di lempeng Eurasia (intraplate earthquake),” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan Hartanto dalam siaran persnya.

Baca Juga: Gempa Terkini Pagi Ini (21/9) Magnitudo 5 di Mentawai, BMKG Peringatkan Gempa Susulan

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Cianjur, Tasikmalaya, Garut dan Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)*.

Sedangkan di Kab. Bandung dengan Skala Intensitas I - II MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang - Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami ,” tegasnya.

Sementara itu, hingga pukul 20:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

Baca Juga: Kepulauan Mentawai Dua Kali Diguncang Gempa pada Minggu Pagi, Seorang Warga Terluka

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru