kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.859
  • SUN90,98 -0,39%
  • EMAS612.058 0,33%

Gubernur Bali: Jangan panik status Gunung Agung

Jumat, 15 September 2017 / 13:44 WIB

Gubernur Bali: Jangan panik status Gunung Agung



KONTAN.CO.ID - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak masyarakat setempat agar tidak panik menyikapi status aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang meningkat dari level I (Normal) menjadi level II (Waspada).

"Mudah-mudahan tidak meningkat lagi, kita semua berdoa supaya tidak meningkat lagi karena merupakan gunung tertinggi di Bali," kata Pastika, di Denpasar, Jumat.

Meskipun erupsi gunung merupakan hal yang alamiah bisa terjadi, apalagi Bali masuk dalam Ring of Fire (Cincin Api), dia sangat berharap jangan sampai daerahnya sekarang terkena giliran terjadi gunung meletus.

"Kita semua berdoa, karena gunung-gunung sekitar kita sudah meletus, mulai dari Sinabung, Raung yang terakhir, Merapi, di Lombok juga kena, kita 'kan kelewatan nih selama ini. Kalau boleh, kita jangan sampai sekarang kena gilirannya," ucapnya.

Mantan Kapolda Bali itupun mengaku sudah pernah merasakan betapa dahsyatnya dampak Gunung Agung yang pernah meletus pada 1963, ketika dirinya baru tamat dari Sekolah Dasar.

Pemerintah daerah beserta pihak-pihak terkait, ujar Pastika, juga sudah mempunyai rencana kontijensi terhadap kemungkinan jika sampai terjadi erupsi. "TNI, Polri dan semua lembaga kesatuan yang bisa segera bergerak sudah disiapkan," kata Pastika.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan dalam level waspada ini, pihaknya mengimbau masyarakat supaya tidak mendekati kawah karena berbahaya jika sampai menghirup gas yang dihasilkan kawah gunung.

"Oleh karena itu, dalam level waspada, sewaktu-waktu bisa naik sehingga berbahaya bagi yang mendekati kawah. Radius 2,5 kilometer dari kawah tidak bisa dimasuki saat sekarang ini," ucapnya.

Dewa Indra mengingatkan bahwa semua gunung berapi berpotensi mengalami erupsi. Namun, tidak ada erupsi gunung berapi yang tiba-tiba dan itu melalui proses yang bisa diamati, beda halnya dengan gempa.

"Kami bersama instansi terkait juga sudah menyiapkan kalau kemungkinan terjadinya kenaikan level menjadi siaga," ujarnya.

Di samping itu, pihaknya juga sudah menghubungi Dinas Kesehatan, PMI, dan BPBD Kabupaten/Kota untuk menyiapkan masker. Hal ini untuk mengantisipasi jika nanti aktivitas Gunung Agung meningkat sampai mengeluarkan debu atau abu, yang dapat menyebar kemana-mana. (Ni Luh Rhismawati)


Sumber : Antara
Editor: Hasbi Maulana

STATUS GUNUNG AGUNG

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0571 || diagnostic_web = 0.2964

Close [X]
×