HOME

Gubernur Ganjar: Jangan kelayapan jika merasa gula darah tinggi, dan hipertensi

Jumat, 18 September 2020 | 17:58 WIB   Reporter: Titis Nurdiana
Gubernur Ganjar: Jangan kelayapan jika merasa gula darah tinggi, dan hipertensi

ILUSTRASI. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta warga Jawa Tengah untuk tak kelayapan jika memiliki gula darah tinggi dan hipertensi. (12/8/2020). Tribunnews/Irwan Rismawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Jika Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat yang berusia di atas 45 tahun tidak beraktivitas di luar rumah, Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo memberikan tambahan peringatan lain.

Gubernur Jateng Ganjar saat memimpin upacara pembagian masker kepada Anggota TNI/Poliri dan komunitas masyarakat di halaman Mapolda Jateng, Jl Pahlawan Kota Semarang, Juma t (18/9) meminta agar masyarakat yang memiliki penyakit gula darah (diabetes) dan hipertensi untuk tetap di rumah.

Baca Juga: Satgas Covid-19 imbau warga di atas 45 tahun jangan keluar rumah

Sebab, pasien Covid-19 dengan komorbid, seperti gula darah atau diabates melitus menyumbang angka tertinggi pasien Covid 19 yang meninggal di Jawa Tengah, yakni sekitar 39,9 persen.

"Pasien dengan dua penyakit penyerta hipertensi  dan diabetes sebagai penyebab tertinggi kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah," kata Gubernur Ganjar.

Ganjar mengingatkan masyarakat yang merasa memiliki gula darah tinggi (diabetes), hipertensi  jangan kelayapan. "Jangan kelayapan, lebih baik di rumah saja. Sebab, dua penyakit ini yang paling tinggi menyebabkan angka kematian selama pandemi Covid-19 di Jawa Tengah," kata Ganjar menekankan.

Sumbangan kasus meninggal pasien Covid-19 dengan komorbit gula darah tinggi di Jawa Tengah sebesar 39,9 persen. Sementara pasien Covid-19 yang meninggal disertai kumorbit hipertensi  atau darah tinggi  sebanyak 32,0 persen.

Adapun data pemerintah menyebut,hampir 80 persen kasus kematian akibat corona atau Covid-19 di Tanah Air berasal dari kelompok usia 45 tahun ke atas.

 

 

 

 

 

Editor: Titis Nurdiana


Terbaru