kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Gunung Merapi erupsi, sejumlah wilayah di Klaten diselimuti hujan abu


Selasa, 03 Maret 2020 / 10:05 WIB
Gunung Merapi erupsi, sejumlah wilayah di Klaten diselimuti hujan abu
ILUSTRASI. Letusan Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Rudi/hn/pd.

Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KLATEN. Gunung Merapi kembali erupsi hingga menyemburkan abu vulkanik setinggi 6.000 meter, Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB.

Data BPPTK Yogyakarta menunjukkan amplitudo letusan 75 mm dan durasi 450 detik.

Letusan disertai luncuran awan panas dua kilometer ke arah hulu Kali Gendol. Arah angin erupsi ke utara. Status aktivitas Merapi saat ini masih Waspada.

Akibat letusan tersebut, beberapa wilayah Klaten diselimuti hujan abu.

Pantauan TribunSolo.com, kondisi di Dukuh Kiringan, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, masih diselimuti hujan abu.

Baca Juga: Gunung Merapi erupsi, adakah kaitannya dengan gempa Sleman?

Menurut pengakuan seorang warga Dukuh Kiringan, Subagya Pramana (42), di tempatnya sudah turun hujan abu pada Selasa (3/3/2020), pukul 07.00 WIB.

"Pukul 7 pagi, di sini sudah turun hujan abu," kata Subagya.

Subagya mengatakan ia melihat jelas abu vulkanik Gunung Merapi yang mengguyur Desa Ponggok. "Tadi pagi, terlihat jelas abu Gunung Merapi mengguyur desa kami," lanjut Subagya.

Hingga saat ini, kondisi terkini di Desa Ponggok masih diguyur hujan abu tipis.

Baca Juga: Hari ini dalam sejarah: Erupsi Merapi renggut nyawa Mbah Maridjan

Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Nurcahyo, mengatakan wilayah Klaten yang terdampak hujan abu vulkanik terjadi di beberapa wilayah. Di antaranya di Kecamatan Tulung, perbatasan Polanharjo dengan Kabupaten Boyolali dan perbatasan Delanggu dengan Kabupaten Boyolali.




TERBARU
Terpopuler

[X]
×