Kebijakan

Ini alasan Citilink dan Lion Air dilarang bawa penumpang dari Surabaya ke Pontianak

Senin, 03 Agustus 2020 | 23:43 WIB Sumber: Kompas.com
Ini alasan Citilink dan Lion Air dilarang bawa penumpang dari Surabaya ke Pontianak

ILUSTRASI. Aktivitas pesawat terbang di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (28/5).

KONTAN.CO.ID - Citilink dan Lion Air dilarang membawa penumpang dari Surabaya, Jawa Timur, ke Pontianak, Kalimantan Barat, selama satu pekan. 

Kebijakan tersebut dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena sejumlah penumpang dua maskapai tersebut dinyatakan reaktif berdasarkan hasil uji rapid test. 

“Dinas Kesehatan Kalimantan Barat melakukan uji rapid test acak terhadap seluruh penumpang pesawat terbang Citilink dan Lion Air dari Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 2 penumpang Citilink dan 1 penumpang Lion Air reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson, Senin (3/8). 

Menurut dia, saat ini ketiga orang yang reaktif itu sudah langsung dilakukan tes swab untuk memastikan positif Covid-19 atau tidak. "Jadi sebenarnya, setiap pelaku perjalanan harus rapid test dulu. Kalau hasilnya non-reaktif baru boleh berjalan," ucapnya. 

Baca Juga: UPDATE corona di Jawa Timur Minggu (2/9), positif 22982, sembuh 15534, meninggal 1741

Namun, untuk memastikan setiap orang yang datang ke Kalimantan Barat harus betul-betul telah uji rapid test dengan hasil reaktif, maka dilakukan tes ulang saat mereka tiba. 

"Tapi tesnya acak. Sekalian membuktikan, apakah pelaku perjalanan ini benar-benar melakukan rapid test di daerah asalnya," kata Harisson.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan, pelarangan terbang ini karena ada penumpang yang reaktif saat dilakukan uji rapid test secara acak saat tiba di Bandara Supadio, Pontianak.

"Jadi, ada dua maskapai yang dilarang (terbang ke Pontianak dari Surabaya) selama satu pekan. Jika kedapatan lagi, maka kami akan larang tiga bulan," ujar dia.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (3/8): 113.134 kasus, 70.237 sembuh, 5.302 meningga

Sutarmidji melanjutkan, sementara ini, masyarakat dari Surabaya yang akan ke Pontianak harus melalui Jakarta.

"Saya tegaskan ke maskapai, kalau kita tidak boleh lengah, demi masyarakat Kalimantan Barat. Ini juga menunjukkan jeleknya pengawasan di bandara," sebut Sutarmidji.

Penulis: Kontributor Pontianak, Hendra Cipta

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Citilink dan Lion Air Dilarang Bawa Penumpang dari Surabaya ke Pontianak, Ini Alasannya"

Editor: S.S. Kurniawan


Terbaru