Jaring Milenial Berkualitas, 652 Peserta Ikuti Ujian CAT PMB di Polbangtan YoMa

Jumat, 13 Mei 2022 | 10:26 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Jaring Milenial Berkualitas, 652 Peserta Ikuti Ujian CAT PMB di Polbangtan YoMa

ILUSTRASI. Jaring Milenial Berkualitas, 652 orang Peserta ikuti Ujian CAT PMB di Polbangtan Yogyakarta Magelang


KONTAN.CO.ID -  YOGYAKARTA. Poilteknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang laksanakan seleksi Computer Assisted Test (CAT) bagi Calon Mahasiswa Baru jalur umum Tahun Ajaran 2022/2023 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menaruh harapan besar bagi mahasiswa Polbangtan dan PEPI dalam mewujudkan cita-cita Kementerian Pertanian. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi mengatakan mahasiswa dan calon mahasiswa adalah generasi penerus pertanian ke depan. Tongkat estafet pembangunan pertanian berada ditangan generasi milenial.

“Hidup matinya sektor pertanian di Indonesia ada di tangan generasi milenial. Melalui Polbangtan dan PEPI kalian akan dibekali pengetahuan, pendidikan karakter serta dilatih sesuai dengan keperluan dunia industri dan dunia usaha," papar Dedi dalam siaran pers, Jumat (13/5).

Baca Juga: Kementan Beberkan Mekanisme Pengawasan Pupuk Subsidi pada Juli 2022

Sebanyak 652 peserta yang terdiri dari 175 peserta seleksi Jurusan Peternakan dan 477 peserta seleksi Jurusan Pertanian, mengikuti CAT secara virtual yang terbagi dalam tiga sesi dan dilaksanakan sejak Kamis, 12 Mei 2022 hingga dua hari ke depan.

“Jumlah peserta seleksi yaitu 652 orang dibagi dalam 15 server dan 3 sesi ujian,” terang Endra Prasetyanta, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sekaligus Koordinator Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Polbangtan YoMa.

Sedangkan sebaran peserta seleksi berdasarkan geografis, kata Endra, banyak terkonsentrasi di area Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan lampung.

Meskipun dilakukan secara virtual, kegiatan seleksi CAT ini dapat dipastikan berjalan secara akuntabel dan terpercaya. Peserta melaksanakan ujian melalui aplikasi yang dapat mendeteksi kecurangan secara otomatis dan diawasi oleh proktor melalui ruang virtual zoom.

“Sebelum melakukan ujian, identitas peserta diverifikasi terlebih dahulu. Wajah peserta dicocokan dengan identitas dan kartu ujian untuk memastikan bahwa benar-benar peserta sendiri yang mengerjakan ujian. Dan selama ujian berlangsung, room zoom yang beriisi 13-15 peserta ini diawasi seluruh gerak geriknya oleh 2 pengawas,” pungkas Endra.

Baca Juga: Mentan: Daging Ternak yang Kena PMK Masih Bisa Dimakan

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian, Bambang Sudarmanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi dan menyiapkan sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung kegiatan tersebut.

”Sebelumnya kami telah melakukan sosialisasi kepada peserta sehingga diharapkan peserta dapat melaksanakan test dengan baik dan memahami betul prosedur tahapan mengakses website ujian. Pusdiktan juga sudah memastikan bahwa server aplikasi CAT sangat memadai dan tidak mengalami gangguan ketika diakses ratusan peserta secara berbarengan,” terang Bambang.

Dengan sistem rekrutmen dan seleksi berbasis kompetensi secara komputerisasi ini  diharapkan dapat mewujudkan rekrutmen peserta didik secara adil serta sebagai sarana untuk menghasilkan tenaga profesional.

Sementara, untuk menjadi Mahasiswa di Polbangtan Yoma peserta harus melalui beberapa tahap seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi ujian kompetensi dasar melalui metode CAT, tes wawancara, dan tes kesehatan. Tahapan seleksi yang berlapis tersebut bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa yang berkualitas sebagai calon generasi petani milenial selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru