Jawa Tengah kembali jadi zona merah corona terbanyak per 20 Juni 2021, ini rinciannya

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:35 WIB   Reporter: Adi Wikanto
Jawa Tengah kembali jadi zona merah corona terbanyak per 20 Juni 2021, ini rinciannya

ILUSTRASI. Waspada, Jawa Tengah kembali jadi zona merah corona terbanyak per 20 Juni 2021

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Menjadi daerah tujuan mudik selama libur Hari Raya Idul Fitri menjadikan kasus Covid-19 di Jawa Tengah terus melonjak. Tak ayal, Jawa Tengah kini kembali menjadi provinsi terbanyak penyumbang zona merah corona di Indonesia.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (23/6) ada tambahan 15.308 kasus baru yang terinfeksi virus corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 2.033.421 kasus positif virus corona selama pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kasus harian positif Covid-19 tersebut merupakan rekor tertinggi sejak pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia mulai Maret 2020.

Merujuk data di atas, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak setelah DKI Jakarta. Sumbangan kasus positif Covid-19 dari Jawa Tengah pada Rabu 23 Juni 2021 sebesar 2.595.

Berdasar situs Corona.jatengprov.go.id, total kasus Covid-19 di Jawa Tengah per Rabu 12 Juni 2021 mencapai 237.479 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 202.821 pasien sudah sembuh dari Covid-19.

Zona merah corona adalah daerah berisiko tinggi penularan virus corona penyebab Covid-19. Satgas Covid-19 memperbarui data zona penularan virus corona, dari zona merah, zona hijau, dan zona oranye setiap minggu.

Per 20 Juni 2021, zona merah corona di Indonesia mencapai 20 kabupaten/kota. Kini sebagian besar zona merah corona kembali berada di Pulau Jawa. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan zona merah corona terbanyak di Indonesia.

Sedangkan Pulau Sumatra yang pekan sebelumnya memiliki banyak zona merah corona, kini telah berkurang. Per 13 Juni 2021, ada 17 kabupaten/kota di Sumatra yang berstatus zona merah corona.

Kini hanya ada tiga kabupaten/kota berstatus zona merah corona di Sumatra. Zona merah corona itu tersebar di tiga provinsi.

Baca juga:  Waspada, Anda bisa terinfeksi Virus Corona di 5 tempat ini

Berikut daftar zona merah corona di Indonesia berdasarkan data terbaru, 20 Juni 2021: 

Zona Merah Corona di Sumatra Selatan

  • Kota Palembang

Zona Merah Corona di Sumatra Barat

  • Kota Bukittinggi   

Zona Merah Corona di Kepulauan Riau

  • Bintan

Simak daftar zona merah corona lainnya di halaman selanjutnya

Zona Merah Corona di Jawa Tengah

  • Wonogiri    
  • Kudus    
  • Pati    
  • Kendal    
  • Tegal    
  • Semarang    
  • Jepara

Baca juga: Makanan & vitamin ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh saat darurat Covid-19

Zona Merah Corona di Yogyakarta

  • Sleman    
  • Bantul    
  • Gunungkidul   

Zona Merah Corona di Jakarta

  • Jakarta Selatan    
  • Jakarta Pusat    
  • Jakarta Barat    
  • Jakarta Timur

Zona Merah Corona di Jawa Timur

  • Ponorogo    
  • Ngawi    
  • Bangkalan

Perhitungan indikator kesehatan masyarakat:

Peta Zonasi Risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.
Indikator-indikator yang digunakan adalah sbb:

Indikator epidmiologi:
1) Penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
2) Penurunan jumlah kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
3) Penurunan jumlah meninggal kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
4) Penurunan jumlah meninggal kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
5) Penurunan jumlah kasus positif & probable yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
6) Penurunan jumlah kasus suspek yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
7) Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif & probable
8) Laju insidensi kasus positif per 100,000 penduduk
9) Mortality rate kasus positif per 100,000 penduduk
10) Kecepatan Laju Insidensi per 100,000 penduduk

PS. Data probable didapatkan dari data PHEOC utk nomor 1, 3, 7, sedangkan data probable untuk nomor 6 didapatkan dari data RS Online

Baca juga: Puncak lonjakan Covid-19 diramal Juni, ini yang harus dilakukan

Indikator surveilans kesehatan masyarakat
1) Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir
2) Positivity rate rendah (target ≤5% sampel positif dari seluruh orang yang diperiksa)

Indikator pelayanan kesehatan
1) Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS
2) Jumlah tempat tidur di RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS

Sumber data:
- Data kasus positif dan pemeriksaan laboratorium berdasarkan data surveilans Kementerian Kesehatan.
- Data pasien ODP, PDP, dan kapasitas pelayanan RS didapatkan berdasarkan data RS Online di bawah koordinasi Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Ingat pandemi Covid-19 belum berakhir, semakin banyak daerah berstatus zona merah corona. Patuhi protokol kesehatan, selalu kenakan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: Kasus Covid-19 meledak, zona merah corona per 20 Juni 2021 malah turun

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto
Terbaru