Jumlah Ikan Nila dalam Kolam yang Ideal Berdasarkan Luasnya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:40 WIB
Jumlah Ikan Nila dalam Kolam yang Ideal Berdasarkan Luasnya

ILUSTRASI. Ikan Nila (KONTAN/Muradi)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jumlah ikan nila dalam kolam sangat perlu diperhitungkan dengan baik demi mendapatkan hasil panen yang optimal.

ika terlalu sedikit, pemanfaatan kolam bisa kurang optimal. Sebaliknya, kepadatan yang terlalu tinggi dapat membuat ikan harus bersaing mendapatkan oksigen dan pakan.

Anda sebagai pembudidaya sebaiknya tidak menentukan jumlah ikan hanya berdasarkan ukuran kolam. Sistem budidaya dan kemampuan kolam dalam menyediakan kebutuhan ikan juga perlu diperhatikan.

Baca Juga: Apakah Ternak Bebek Harus Punya Kolam? Ini Penjelasannya

Berapa Kepadatan Ikan Nila yang Ideal?

Sebenarnya, tidak ada satu angka kepadatan yang berlaku untuk semua kolam ikan nila.

Sebagai gambaran, Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan menyebut pembesaran ikan nila di kolam dengan benih berukuran 8-12 cm dapat menggunakan kepadatan sekitar 5-10 ekor per meter persegi.

Ketinggian air yang digunakan berada di kisaran 70-100 cm.

Sementara itu, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman pada panduan menghadapi musim kemarau 2026 menganjurkan kepadatan ikan nila sekitar 5 ekor per meter persegi.  

Kondisi sumber air dan daya dukung kolam juga tetap harus diperhatikan.

Jika dirangkum, untuk kolam budidaya konvensional, kisaran 5-10 ekor per meter persegi dapat menjadi gambaran awal, tetapi bukan aturan mutlak.

Jika kolam memiliki luas 10 meter persegi, misalnya, kepadatan 5 ekor per meter persegi berarti sekitar 50 ekor ikan. Sementara kepadatan 10 ekor per meter persegi berarti sekitar 100 ekor.

Baca Juga: Ternak Bebek Petelur vs Bebek Pedaging, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Kepadatan Berbeda Berdasarkan Sistem Budidaya

Pada sistem bioflok, misalnya, Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur melaporkan penggunaan kolam bundar berdiameter 2 meter dengan volume air sekitar 2.500-2.800 liter.

Kepadatan yang dianjurkan dalam contoh tersebut sekitar 100-150 ekor per meter kubik, atau sekitar 300-400 ekor untuk kolam tersebut dengan ukuran benih 7-9 cm.

Angka tersebut tentu tidak bisa langsung diterapkan pada kolam tanah atau kolam terpal yang menggunakan sistem pemeliharaan berbeda.

Karena itu, pembudidaya perlu melihat sistem budidaya dan kemampuan pengelolaan air sebelum menentukan jumlah ikan.

Baca Juga: Ayam Tidak Bertelur? Ini 6 Penyebab yang Perlu Diketahui Peternak

Luas Kolam Bukan Satu-satunya Faktor Penting

Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman menjelaskan bahwa pengaturan padat tebar perlu disesuaikan dengan ketersediaan air.

Kepadatan yang sesuai dapat mengurangi persaingan mendapatkan oksigen dan pakan serta membantu menekan stres pada ikan.

Anda perlu memperhatikan beberapa kondisi sebelum menambah jumlah ikan, seperti ketersediaan dan kualitas air, sistem aerasi, ukuran benih, kemampuan pemberian pakan, ukuran kolam dan sistem budidaya yang digunakan.

Baca Juga: 6 Penyebab Kambing Sulit Gemuk, Bukan Cuma karena Kurang Pakan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru