kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45689,38   17,24   2.56%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Kasus positif corona Bogor bertambah jadi 7 orang, 1 meninggal dunia


Senin, 23 Maret 2020 / 07:13 WIB
Kasus positif corona Bogor bertambah jadi 7 orang, 1 meninggal dunia
ILUSTRASI. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung

Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merilis laporan jumlah kasus Covid-19 per Minggu (22/3/2020). Dalam laporan tersebut, terjadi peningkatan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona.

Laporan itu menyebutkan, sebanyak tujuh orang terkonfirmasi positif Covid-19, satu di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Bogor Rudiyana mengatakan, dengan kasus satu orang meninggal dunia itu, maka jumlah pasien positif corona yang berada dalam pengawasan rumah sakit menjadi enam orang.

Rudi menuturkan, pihaknya belum dapat mempublikasikan data pasien yang meninggal dunia. Sebab, kata Rudi, hal itu bertentangan dengan kode etik kedokteran dan harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pihak keluarga yang bersangkutan.

Baca Juga: Tiga walikota di Jawa Barat ini wajib jalani tes virus corona Covid-19 hari ini

"Kami sangat berhati-hati dalam mempublikasi data pasien, bukan untuk menutupi. Sumber rilis kami adalah Dinas Kesehatan," ucap Rudi.

Ia menambahkan, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah. Saat ini, jumlah ODP di Kota Bogor sebanyak 205 orang. Rinciannya, sambung dia, sebanyak 175 orang masih dalam pemantauan petugas kesehatan.

Sementara, 30 orang sudah dinyatakan selesai dan negatif. "Untuk pasien dalam pengawasan atau PDP saat ini berjumlah delapan orang," kata Rudi.

Sebelumnya, Pemkot Bogor menyatakan Kota Bogor dalam situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus Covid-19.

 Status KLB itu ditetapkan setelah terdapat tiga orang warga Kota Bogor terjangkit virus SARS-Cov-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19, salah satunya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang dinyatakan positif. (Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasien Positif Covid-19 di Kota Bogor Bertambah Jadi 7 Orang, 1 Meninggal Dunia",

 



TERBARU

[X]
×