Agribisnis

Kolaborasi koperasi dan UMKM Sultra berhasil ekspor 48 ton biji mete ke Vietnam

Minggu, 17 Januari 2021 | 15:14 WIB   Reporter: Ratih Waseso
Kolaborasi koperasi dan UMKM Sultra berhasil ekspor 48 ton biji mete ke Vietnam

Ekspor perdana biji mete Sultra pada 2021.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Koperasi Konami Bina Sejahtera berkolaborasi dengan pelaku UMKM, kelompok tani, dan BUMDes melepas ekspor 48 ton biji mete asal Provinsi Sulawesi Tenggara ke Vietnam sebagai negara tujuan ekspor.

Adapun biji mete yang diekspor memiliki nilai perdagangan sekitar Rp 939 juta diberangkatkan melalui Pelabuhan New Port Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan menuturkan, bahwa ekspor tersebut merupakan indikasi bahwa ekonomi kerakyatan bisa berjalan dengan baik.

Serta menjadi bukti bahwa kolaborasi antara UMKM dan koperasi untuk bisa memasuki pasar dunia.

Baca Juga: Catat! ini daftar makanan dan minuman yang memicu diare

"Ini adalah pelepasan ekspor produk biji mete yang diproduksi para pelaku UMKM di Buton Utara dan Koperasi Konami Bina Sejahtera yang menghimpun dan mengekspornya ke Vietnam," ucap Rully dalam siaran pers pada Minggu (17/1).

Sejak 2017, Koperasi Konami Bina Sejahtera sebagai pendamping dari kelompok-kelompok tani, BUMdes, dan pelaku usaha.

Mulai dari kelembagaan, standarisasi produk, hingga pemasaran. Sehingga, mampu meningkatkan skala ekonomi dari produl yang dihasilkan para kelompok tani dan BUMDes.

Kepala Karantina Pertanian Kendari N Prayatno Ginting menjelaskan, ekspor kali ini terlaksana atas kerjasama Pemerintah daerah Buton Utara dan pengusaha.

"Kami selaku otoritas karantina memfasilitasi ekspor dengan memastikan biji mete telah memenuhi persyaratan teknis," kata Prayatno.

Untuk data lalu lintas ekspor biji mete di Sulawesi Tenggara, Prayatno menyebutkan ekspor biji mete di wilayah kerjanya tercatat rutin dikirim ke negara India dan Vietnam dalam dua tahun terakhir.

Di tahun 2020, volume ekspor biji mete mencapai 103,7 ton dengan nilai perdagangan mencapai Rp 15,5 miliar.

“Angka ekspor biji mete Sultra sebesar 0,6% dari total perdagangan domestik biji mete Sultra,” kata Prayatno.

Pihaknya mencatat volume biji mete yang dilalulintaskan ke Makassar maupun ke Surabaya di tahun 2020 mencapai 15,6 ribu ton dengan total nilai Rp 80,13 miliar.

Editor: Yudho Winarto
Terbaru