Media asing: Warga Indonesia lebih takut pocong daripada virus corona

Senin, 13 April 2020 | 14:15 WIB Sumber: Reuters
Media asing: Warga Indonesia lebih takut pocong daripada virus corona

ILUSTRASI. Ilustrasi pocong. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc.


KONTAN.CO.ID - KEPUH. Desa Kepuh di Indonesia telah dihantui oleh kemunculan pocong baru-baru ini. Pocong merupakan sosok putih misterius yang tiba-tiba melompat keluar entah dari mana. Biasanya, wajah pocong putih dan seram.

Nah, sebuah desa di pulau Jawa telah mengerahkan para "pocong" ini untuk berpatroli di jalan-jalan, berharap takhayul kuno akan membuat orang di dalam rumah sehingga aman dari virus corona.

"Kami ingin tampil beda dan menciptakan efek jera karena 'pocong' menyeramkan," kata Anjar Pancaningtyas, kepala kelompok pemuda desa yang berkoordinasi dengan polisi mengenai inisiatif tidak konvensional untuk mempromosikan jarak sosial ketika virus virus corona menyebar seperti yang dilansir Reuters.

Baca Juga: Hanya di jual di Indonesia, Adidas rilis jaket bergambar pocong

Pocong muncul pertama kali pada awal bulan ini. Namun, alih-alih takut, hal ini malah berefek sebaliknya. Banyak warga yang ingin melihat sekilas penampakan pocong.

Sejak saat itu, taktik pun diubah. Kelompok pemuda meluncurkan patroli kejutan pocong, dengan sukarelawan desa berperan sebagai hantu.

Presiden Joko Widodo telah menentang penguncian nasional untuk mengekang virus corona, sebagai gantinya mendesak orang untuk mempraktikkan jarak sosial dan kebersihan yang baik.

Baca Juga: Senyum lebar dari permainan tuyul dan kuntilanak

Tetapi dengan tingkat tertinggi kematian akibat virus corona di Asia setelah Cina, beberapa komunitas, seperti desa Kepuh, telah memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri, memaksakan patroli, penguncian dan membatasi pergerakan masuk dan keluar dari desa mereka.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru