kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45755,12   29,29   4.04%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pasar Tanah Abang disesaki warga di tengah PSBB


Senin, 18 Mei 2020 / 22:30 WIB
Pasar Tanah Abang disesaki warga di tengah PSBB
ILUSTRASI. Suasana pasar tampak terlihat dikerumuni pengunjung di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/05). Aksi kucing-kucingan antara petugas Satpol PP dengan pedagang masih terjadi. Penertiban ini bertujuan untuk pengawasan masa pembatasan sosial berskala besa

Sumber: Kompas.com | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu minggu menjelang Lebaran, kondisi pasar Tanah Abang dipadati pengunjung. Camat Tanah Abang, Yassin Passaribu mengatakan bahwa ia dan seluruh petugas Satpol PP berjanji akan terus menertibkan para pedagang yang masih nekat untuk membuka kios.

"Sampai Lebaran dan hingga PSBB usai, meski belum maksimal kami upayakan terus untuk tetap melakukan penindakan," kata Yassin kepada Kompas.com, Senin (18/5). Kendati demikian, Yassin mengaku bahwa saat ini ia merasa kewalahan dalam melakukan sidak.

Menurut Yassin, 60 personel Satpol PP sudah diturunkan untuk menertibkan ratusan pedagang yang menjamur di Pasar Tanah Abang. "Sebenarnya pembeli yang datang itu penyebabnya. Kalau tidak ada pembeli, para pedagang juga sepi. Sekarang pembeli berdatangan ya pedagang pada buka," tutur dia.

Baca Juga: Pergub Anies bikin galau pemegang KTP daerah yang tinggal di Jabodetabek

Yassin menuturkan bahwa Pasar Tanah Abang mulai kembali dipadati pengunjung sejak Rabu (13/5) lalu. Kemudian jumlah pengunjung mulai meningkat hingga Senin (18/5) hari ini. "Mulai buka itu mulai 5 hari yang lalu, puncaknya itu hari Sabtu kemarin sudah mulai ramai. Minggu mulai meledak, hari ini juga begitu," kata Yassin.

"Pembeli rata-rata berasal dari Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi," imbuh dia.

Yassin juga mengaku saat ini pihaknya beserta para petugas Satpol PP tidak melakukan aksi penyitaan barang apalagi aksi kekerasan terhadap para pedagang. "Pengunjung dan pedagang kita (catat di) berita acara pemeriksaan (BAP) namun memang kalau perlawanan tidak ada, karena mereka (pedagang) sebenarnya sadar dan tahu (akan peraturan) tapi memang terpaksa berjualan begitu," ungkap dia.

Baca Juga: Efek corona, keramaian Pasar Tanah Abang saat Ramadan dan Lebaran pindah ke Shopee

Meski sudah melakukan penertiban secara rutin, Yassin mengaku bahwa para pedagang masih nekat untuk tetap berjualan. Ini karena para pedagang merupakan warga dari pemukiman di sekitar Pasar Tanah Abang.

Para pedagang ini pun diketahui memanfaatkan rumah mereka sebagai tempat untuk berjualan. "Pertokoan di blok A tutup, tapi di bawahnya menjamur para pedagang yang berjualan di pemukiman tersebut. Kejadian serupa juga terjadi di blok F dan G, banyak pedagang di trotoarnya," ungkap Yassin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pasar Tanah Abang Disesaki Warga di Tengah PSBB, Satpol PP Kewalahan.

Penulis: Kevin Rizky Pratama
Editor: Sabrina Asril



TERBARU

[X]
×