kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pasca gempa dan tsunami, Askrindo gandeng Baznas bangun Masjid di Sulawesi Tengah


Kamis, 23 Januari 2020 / 17:25 WIB
Pasca gempa dan tsunami, Askrindo gandeng Baznas bangun Masjid di Sulawesi Tengah
Direktur Kepatuhan dan SDM Askrindo, Firman Berahima (tengah depan) meletakan batu pertama pembangunan masjid di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah di saksikan oleh Camat Kinovaro, Askran, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaaan Baznas, Irfan Syauqi, Ket

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan dua bantuan di wilayah Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut berupa pembangunan Masjid di Kabupaten Sigi serta menyerahkan 11 perahu di Kabupaten Parigi Moutong.

Pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kerjasama antara Askrindo dengan Baznas dalam upaya meningkatkan taraf hidup serta ketaatan dalam beribadah.

Baca Juga: Perbankan bidik pertumbuhan pendapatan dari trade finance

Direktur Kepatuhan dan SDM Askrindo, Firman Berahima menjelaskan, bencana gempa besar dan tsunami di sebagian besar wilayah Sulawesi Tengah membuat banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan juga sarana ibadah. 

Pembangunan masjid ini merupakan salah satu wujud nyata BUMN hadir untuk negeri serta wujud sinergi antara Askrindo dan Baznas untuk memberikan sarana ibadah yang layak bagi para korban bencana di Sulawesi Tengah.

"Program pembangunan masjid lewat Program Askrindo Peduli Keagamaan,jadi nantinya masyarakat bisa menjadikan masjid sebagai pusat ibadah menggelar kegiatan dakwah untuk pembinaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup berbangsa dan bernegara lewat agama,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (23/1).

Baca Juga: Pertamina janji optimalkan keterlibatan perusahaan domestik dalam pembangunan kilang

Selain itu, di Kabupaten Parigi Moutong, melalui Askrindo Peduli Pemberdayaan Masyarakat menyerahkan 11 kapal bagi para nelayan dengan total nilai sebesar Rp 501,84 juta. Diharapkan bantuan tersebut dapat meningkatkan taraf hidup para nelayan di sekitar Parigi Moutong.

"Pemberian bantuan perahu ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memajukan sektor kelautan nasional dimana salah satunya ialah meningkatkan kesejahteraan nelayan," ujar Firman.

Sementara itu, Irfan Syauqi Beik Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas mengatakan, pemberian bantuan ini adalah tindak lanjut dari kesepakatan Askrindo dan BAZNAS yang memiliki keinginan yang sama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pra-sejahtera melalui program-program ekonomi dan sosial.

“Terima kasih untuk Askrindo yang telah mempercayakan kepada BAZNAS dalam menyalurkan Program Askrindo Peduli Sosial Kemasyarakatan yang diwujudkan dalam bentuk bantuan perahu ini. Dengan perahu yang lebih layak untuk mencari ikan, tentunya akan menghasilkan tangkapan yang banyak dan perekonomian para nelayan pun akan meningkat,” katanya.

Baca Juga: Faisal Basri: Pemerintah salah diagnosis soal Omnibus Law

Irfan menambahkan, untuk program pembangunan masjid ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Askrindo dan BAZNAS yang telah ditandatangani sebelumnya. Dalam kerjasama ini Askrindo menyalurkan dana senilai Rp 1,5 Miliar untuk pembangunan masjid.

Selain menyerahkan dua bantuan, di Sulawesi Tengah, melalui Askrindo Peduli Pendidikan menyelenggarakan Pelatihan dan Seminar Nasional di Kota Palu dengan jumlah peserta lebih dari 300 guru yang berasal dari Kota Palu, Sigi, Parigi Mountong, Donggala dan juga Poso .




TERBARU

Close [X]
×