kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Pasien terakhir sembuh, kabupaten di Yogya ini bebas dari pandemi virus corona


Jumat, 05 Juni 2020 / 19:42 WIB
Pasien terakhir sembuh, kabupaten di Yogya ini bebas dari pandemi virus corona
ILUSTRASI. Pasien positif COVID-19 terakhir yang dirawat di RSUD Arifin Achmad (tengah) melambaikan tangan untuk berterima kasih kepada tenaga kesehatan saat proses pemulangan di Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (31/5/2020). Pemerintah Indonesia menyatakan jumlah pasien

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Yogyakarta. Salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil terbebas dari pandemi virus corona.

Daerah di Yogyakarta yang terbebas dari infeksi virus corona tersebut adalah Kabupaten Kulon Progo setelah pasien kasus ke-10 di wilayah itu dinyatakan sembuh.


Dengan sembuhnya pasien tersebut, maka tidak ada lagi pasien Covid-10 di kabupaten tersebut.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan, kasus ke-10 adalah laki-laki berusia 27 tahun.

Pasien ini sudah menjalani perawatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates sejak 9 Mei 2020, tapi baru dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada 15 Mei 2020.

"Kemungkinan malam ini (pulang)," kata Baning lewat pesan singkat, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Banyak balita terinfeksi corona, efeknya bisa komplikasi

Menurut Baning, pasien terakhir ini adalah warga Kapanewon (kecamatan) Sentolo.

Pasien ke-10 itu masuk dalam klaster penularan pusat grosir di Sleman.

Baning menyebutkan, sejak pertengahan Mei 2020 hingga kini, tidak ada lagi laporan adanya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo.

Di kabupaten ini juga tidak ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Namun, saat ini Dinas Kesehatan Kulon Progo masih menunggu hasil pemeriksaan sembilan sampel swab tenggorokan.

Baca jugaFace shield mencegah penularan corona, ini panduan membuat face shield plastik mika

Sampel itu diambil dari orang yang baru tiba dari zona merah Covid-19 dan orang yang hasil rapid test-nya reaktif.

Baning juga menjelaskan, dari 10 kasus Covid-19 di Kulon Progo, separuhnya berasal dari klaster keagamaan seperti Gowa (2), Temboro (2), dan Jemaah Tabligh dari Jakarta (1).

Selain itu berasal dari klaster pusat grosir di Sleman (2) dan klaster perseorangan (3). (Kontributor Yogyakarta, Dani Julius Zebua)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seluruh Pasien Sembuh, Kulon Progo Nihil Covid-19",




TERBARU

[X]
×