Jabodetabek

PDIP: Mitigasi bencana banjir Pemprov DKI lemah

Minggu, 21 Februari 2021 | 06:51 WIB Sumber: Tribunjakarta.com
PDIP: Mitigasi bencana banjir Pemprov DKI lemah

ILUSTRASI. Banjir Jakarta

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PDI Perjuangan menilai, banjir besar yang melanda Jakarta pada Sabtu (20/2) disebabkan oleh lemahnya sistem peringatan dini yang dibuat Pemprov DKI. Imbasnya, banjir yang terjadi menyebabkan kerugian bagi masyarakat luas, baik itu material maupun nonmateriil.

Bahkan, seorang pria di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan meninggal akibat terjebak di dalam rumahnya saat banjir menerjang tempat tinggalnya.

"Ini mencerminkan masih lemahnya sistem mitigasi bencana banjir Pemprov DKI Jakarta," kata Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Ady Widjaja, Sabtu (20/2).

Untuk itu, PDIP menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membenahi sistem peringatan dini dan tidak menyalahkan pihak lain.

"Kami sudah mengingatkan kepada Pemprov DKI untuk lebih fokus lagi menjalankan dan meneruskan program-program penanganan banjir," kata dia. 

Banjir yang mengepung Jakarta hari ini menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi. Setidaknya ada 1.380 jiwa dari 379 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di sejumlah posko yang telah disiapkan Pemprov DKI.

Baca Juga: Gubernur Anies: Banjir di Jakarta karena air kiriman dari Depok

Ia pun sangat menyayangkan hal ini, terlebih ribuan orang itu kini harus tinggal di lokasi pengungsian saat pandemi Covid-19 belum juga berakhir.

"Seharusnya banjir kali ini dapat dihindari atau diantisipasi, kami sangat mengkhawatirkan korban banjir yang manula, anak-anak, dan balita," kata dia.

"Tempat pengungsian harus di-manage dengan baik, jangan sampai menjadi klaster penularan Covid-19," tambahnya. 

Guna menjamin warga yang terkena banjir bisa mendapat makanan cukup dan berbagai kebutuhan lain, seperti masker hingga hand sanitizer, PDIP pun membuka dapur umum di sejumlah posko pengungsian.

"Yang perlu menjadi perhatian khusus adalah warga yang terdampak banjir tetap mendapatkan asupan gizi yang baik untuk menjaga imunitas tubuh, mengingat pandemi masih mengintai," ujar dia. 

Selain itu, DPD PDIP DKI juga meminta seluruh kadernya terjun ke lapangan untuk mendengar aspirasi dari masyarakat.

"Tujuannya agar dapat mengetahui bantuan yang dibutuhkan dan memastikan protokol kesehatan tetap berjalan," pungkas dia. (Dionisius Arya Bima Suci)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Sebut Mitigasi Bencana Banjir Pemprov DKI Lemah, PDIP: Sudah Diingatkan".

 

Selanjutnya: Pakar tata kelola air: Banjir di Jakarta karena drainase buruk

 

Editor: Anna Suci Perwitasari


Terbaru