Pemerintah dorong pariwisata Likupang di era adaptasi kebiasaan baru

Sabtu, 18 September 2021 | 17:28 WIB   Reporter: Tendi Mahadi
Pemerintah dorong pariwisata Likupang di era adaptasi kebiasaan baru

ILUSTRASI. Pemerintah dorong pariwisata Likupang di era adaptasi kebiasaan baru.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Likupang yang berada di Sulawesi, tepatnya di daerah paling utara di Minahasa Utara, Sulawesi Utara mampu menjadi magnet bagi para wisatawan. Untuk mendorong industri pariwisata di era adaptasi kebiasaan baru, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kemkominfo, mengadakan webinar “Likupang Rebound: Wisata Aman di Era Adaptasi Kebiasaan Baru: Strategi Promosi Pariwisata Likupang dalam Mendukung Peningkatan Perekonomian Nasional”.

“Pariwisata, sesuai dengan RPJMN 2020-2024, memiliki nilai-nilai utama yang terdiri dari Pariwisata Berkelanjutan; SDM Terampil; Kepuasan Pengalaman; Diversifikasi Produk & Jasa; serta Adopsi Teknologi. Adaptasi teknologi dapat dilakukan para pelaku pariwisata dengan aplikasi super Jaringan Pariwisata JPHub,” kata Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim dalam keterangannya, Sabtu (18/9).

Kementerian Kominfo bersama Kementerian Parekraf mencanangkan program Pemulihan Ekonomi Destinasi Pariwisata Super Prioritas, dengan penyediaan sinyal, pembangunan BTS, penyiapan sinyal 4G, dan mendukung pelatihan-pelatihan digital bagi pelaku UMKM dan Ultra Mikro bidang kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif.

Hal ini didukung pula dengan apa yang disampaikan oleh Audy Sambul, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Minahasa Utara, yang menjelaskan bahwa dalam melaksanakan promosi pariwisata Minahasa Utara harus melibatkan pentahelix, salah satunya melalui bantuan akademisi dengan menciptakan aplikasi pariwisata Minahasa Utara yang akan diluncurkan pada tahun 2022. Branding wisata Likupang sendiri adalah Explore Likupang, yang telah ditetapkan oleh Menteri Parekraf, Sandiaga Uno.

Baca Juga: Kinerja Panorama (PANR) akan ditopang bisnis travel dan leisure yang mulai bangkit

“Promosi Pariwisata yang telah dilakukan di antranya adalan promosi di dalam dan luar negeri; Promosi melalui media sosial; Promosi melalui festival dan kegiatan, expo, FAM Trip Tour Operator; serta MICE atau wisata konvensi. Salah satunya seperti yang pelaksanaan festival di Marinsow, KEK Likupang, yang direncanakan pada bulan Oktober,” terangnya.

Likupang, Minahasa Utara, memiliki garis pantai terpanjang di Provinsi Sulawesi Utara. Likupang juga memiliki banyak spot diving dengan keunikan biota laut dan karang yang merupakan perpaduan antara Bunaken dan Lembeh. Keunikan lain yang dapat dinikmati adalah satwa endemik Pulau Sulawesi seperti sang primata terkecil tarsius, rusa, serta wisata menyaksikan penyu bertelur. 

Yudi Syahrial, Koordinator Sub Direktorat Maritim Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim juga turut berbicara terkait pentingnya pemulihan sektor pariwisata di era pandemi. Pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia, namun kita harus tetap optimis untuk memulihkan ekonomi di sektor pariwisata di Indonesia. Pemerintah mendukung upaya pemulihan tersebut dengan mengadakan webinar atau sosialisasi, vaksinasi, dan tetap melaksanakan protokol CHSE yang ketat.

“Ada tiga fase yang dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan pariwisata di Indonesia. Pertama, tanggap darurat dengan menginisiasi program perlindungan sosial dan mendorong kreativitas dan inovasi dari rumah. Kedua, pemulihan dengan membuka tempat wisata secara bertahap dengan memperhatikan protokol CHSE dan mendukung optimalisasi MICE”, tambahnya.

Selanjutnya: Okupansi naik, RedDoorz optimistis pariwisata Indonesia segera pulih

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru