Peristiwa

Pemerintah menetapkan status tanggap darurat di Sulawesi Barat

Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:29 WIB Sumber: Kompas.com
Pemerintah menetapkan status tanggap darurat di Sulawesi Barat

ILUSTRASI. Petugas mengevakuasi korban yang terjepit dari bangunan di rumah sakit Mitra Manakarra yang runtuh akibat gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat. ANTARA FOTO/ Akbar Tado/foc.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) mengatakan, pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat terhadap gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. 

"Pagi tadi telah ditetapkan status tanggap darurat di tingkat provinsi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (16/1/2021). 

Radit mengatakan, total korban meninggal dunia akibat gempa ini tercatat 46 orang. Sementara itu, terdapat 826 orang luka-luka. Baca juga: Gempa Majene, BNPB Serahkan Dana Bantuan Kebutuhan Pokok Rp 4 Miliar .

Baca Juga: Sempat terputus akibat gempa Sulbar, jalur darat Majene-Mamuju kembali pulih

"Dampak dari gempa sendiri itu di Majene ada 9 orang meninggal dunia dan di Mamuju ada 37 jiwa meninggal dunia. Sehingga totalnya adalah 46 orang meninggal dunia, 826 orang luka-luka," ujarnya.

Lebih lanjut, Radit mengatakan, gempa di Majene mengakibatkan 415 unit rumah mengalami rusak dan jaringan listrik sudah mulai menyala. "Jaringan listrik sebagian sudah menyala, komunikasi seluler masih dalam kondisi sebagian sudah stabil dan sebagian masih belum," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana"

Selanjutnya: Operator terus memulihkan jaringan telekomunikasi setelah gempa Majene dan Mamuju

 

 

Editor: Handoyo .


Terbaru